Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1,5 Ton Sampah Terangkat, DLHP Ambon Optimalkan Trash Boom di Sungai Kota

📅 Senin, 23 Feb 2026, 20:35 WIB | Oleh:
1,5 Ton Sampah Terangkat, DLHP Ambon Optimalkan Trash Boom di Sungai Kota Doc: Antara Foto
Ket. Petugas kebersihan DLHP Ambon dibantu warga mengangkut sampah dari "trash boom" di sungai.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) mengangkut sebanyak 1,5 ton sampah dari pemasangan jaring penahan sampah (trash boom) di sungai Kota Ambon.

“Sampah tersebut terjaring dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah hujan deras mengguyur wilayah kota,” kata Kepala Dinas (Kadis) DLHP Ambon Apries Gaspersz, di Ambon, Senin.

Ia menjelaskan, salah satu lokasi pemasangan jaring berada di Sungai Waitomo, tepatnya di dekat Kantor Dinas PUPR Provinsi Maluku. Menurutnya, debit air Sungai Waitomo biasanya tidak terlalu besar, namun intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sampah yang dibuang warga di sepanjang aliran sungai terbawa hingga ke hilir dan akhirnya tertahan di jaring.

“Sejak Desember 2025 jaring sudah dipasang dan rutin dilakukan pengangkatan sampah. Dua hari sekali dilakukan pembersihan. Setelah hujan deras, volume sampah meningkat karena banyak yang terbawa arus,” ujarnya.

Ia menegaskan, sampah yang terlihat menumpuk di jaring bukan berarti dibiarkan terbengkalai. Justru, keberadaan trash boom berfungsi efektif menahan sampah agar tidak langsung masuk ke Teluk Ambon.

Dari hasil pembersihan, di setiap lokasi jaring rata-rata terangkut 300 hingga 400 kilogram sampah plastik. Jika ditotal dari tiga titik pemasangan, jumlahnya mencapai sekitar 1,5 ton. DLHP juga mencatat, di kawasan Galala dan Wairuhu dalam beberapa hari terakhir volume sampah yang terjaring mulai berkurang.

“Bayangkan kalau tidak ada jaring, setiap hari sampah ini langsung masuk ke laut. Ini memang bukan solusi utama, tapi upaya kita untuk menjaga Teluk Ambon dan mengurangi volume sampah yang sampai ke laut,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia menyampaikan, kondisi sampah yang terjaring di Sungai Waitomo menjadi gambaran nyata kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama ke got dan sungai.

“Setiap dua hari sekali diangkat, dan kita bisa lihat sendiri betapa banyaknya sampah yang terjaring setelah hujan. Sampah keluar dari got-got dan bermuara di sungai. Bayangkan kalau semua itu masuk ke Teluk Ambon, tentu sangat mengancam teluk kita yang indah,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memastikan sampah dibuang pada tempatnya dan tidak lagi dibuang ke sungai, kali, maupun saluran drainase.

“Kalau bukan kita, mau harap siapa lagi. Kalau bukan sekarang, mau tunggu apa lagi. Beta par Ambon, Ambon par samua,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.