Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bakom RI Ajak Publik Awasi MBG, Masyarakat Diminta Aktif Cegah Korupsi

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 05:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bakom RI Ajak Publik Awasi MBG, Masyarakat Diminta Aktif Cegah Korupsi Doc: Antara
Ket. Tenaga Ahli Muda Bakom RI Hariqo Satria dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat, yang dipantau secara daring di Jakarta, Sabtu (21/2).

Jakarta - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) mengajak masyarakat agar tidak ragu-ragu melaporkan dan mengawasi apabila terdapat penyimpangan dan korupsi dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tenaga Ahli Muda Bakom RI Hariqo Satria menyampaikan semua masyarakat bisa mengawasi berjalannya program MBG dengan sifatnya yang transparan.

"Dalam program Makan Bergizi Gratis, setiap orang hampir mempunyai kemampuan untuk mendeteksi di mana adanya korupsi dan penyimpangan," ujar Hariqo dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat, yang dipantau secara daring di Jakarta, Sabtu (21/2).

Dia menjelaskan hal tersebut berbeda dengan pengawasan masyarakat terhadap kegiatan pemerintah lainnya, seperti apabila terdapat korupsi terkait dengan pembelian alat tulis kantor, perjalanan dinas, hingga pembangunan jembatan, yang membutuhkan keahlian khusus.

Selain itu, ia menegaskan pemerintah sama sekali tidak memotong anggaran di bidang pendidikan, kesehatan, maupun penanggulangan kemiskinan, guna melancarkan program MBG.

Hariqo menilai sejauh ini, Indonesia sudah bergerak cepat dalam pelaksanaan program MBG. Pasalnya, negara lain disebutkan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk membangun sistem MBG.

Saat ini, dia mengungkapkan sudah ada 107 negara yang sudah memiliki kebijakan nasional terkait dengan pemberian MBG di sekolah. Jumlah itu meningkat sejak tahun 2020.

Untuk itu, Indonesia dinilai merupakan bangsa yang hebat karena bisa membangun sistem MBG dalam kurang dari dua tahun masa pemerintahan.

"Sekarang sudah 60 juta orang lebih masyarakat, anak-anak kita, dari ibu hamil sampai dengan pelajar, itu mendapatkan Makan Bergizi Gratis," ucap dia.

Hariqo menambahkan program tersebut pun sudah melahirkan lebih dari 1 juta orang pekerja atau menyerap tenaga kerja baru, sehingga meringankan beban ekonomi sebuah keluarga.

Dirinya pun mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang terus menjalankan program MBG lantaran selama ini belum ada pemerintahan sebelumnya yang berhasil menjalankan program itu.

"Pernah berjalan, pernah beroperasi, tetapi tidak pernah yang setiap hari dan dengan skala yang sebesar Makan Bergizi Gratis ini," ungkap Hariqo menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
119 Orang Diamankan saat Ri...
Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
Nasional
KPK Dalami Pembelian ATG pa...
Olahraga
Persita Cuci Gudang, Robohk...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PWNU Jateng dan DIY Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.