Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Airlangga Soroti Lonjakan Nilai Kerja Sama Indonesia–Belarus, Peluang Ekonomi Kian Terbuka

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Airlangga Soroti Lonjakan Nilai Kerja Sama Indonesia–Belarus, Peluang Ekonomi Kian Terbuka Doc: ANTARA/ Andi Firdaus.
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA – Hubungan dagang bilateral menjadi instrumen penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan akses pasar, diversifikasi ekspor, serta perluasan investasi antarnegara.

Kerja sama yang solid dapat menciptakan rantai pasok yang lebih efisien, meningkatkan daya saing produk nasional, dan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar baru.

Namun, efektivitas hubungan dagang bilateral sangat bergantung pada harmonisasi regulasi, pengurangan hambatan perdagangan, serta kemampuan kedua negara menjaga stabilitas ekonomi dan kepastian kebijakan agar manfaat kerja sama dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh dunia usaha dan masyarakat.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan usai penandatanganan kerja sama antara Indonesia dengan anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) maka hubungan dagang dengan Belarus meningkat.

"Pada kesempatan ini (Forum Bisnis Indonesia-Belarus dan Business Matching) tadi disaksikan 17 MoU, business to business," kata Menko Airlangga di Jakarta, Selasa (30/6), usai menghadiri acara Forum Bisnis Indonesia-Belarus dan Business Matching.

Menurut dia, kerja sama bilateral antara Indonesia dan Belarus sudah terjalin lama dan kali ini diperkuat penandatanganan dengan anggota EAEU yang meliputi Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Rusia.

Airlangga mengatakan bahwa peningkatan kerja sama tersebut saat ini pada tahap diratifikasi (pengesahan formal terhadap suatu perjanjian internasional) terutama untuk Rusia dan Belarus.

Ia menjelaskan bahwa perdagangan Indonesia dengan Belarus nilainya sekitar 220 juta dolar Amerika Serikat sudah meningkat sejak ditandatanganinya EAEU.

"Kita berharap penandatangan EAEU ini segera diratifikasi. Bapak Presiden sudah mempersiapkan surat ke DPR untuk Rusia dan Belarus sudah meratifikasi perjanjian ini," ujarnya.

Airlangga berharap nilai investasi dan kerja sama antara Indonesia-Belarus dapat meningkat hingga 500 juta dolar AS dan produk-produk Indonesia dapat dijual di sana.

"Kita berharap dalam waktu dekat bisa mencapai sampai dengan 500 juta dolar AS," ucapnya.

Airlangga menambahkan bahwa dengan diratifikasi perjanjian kerja sama tersebut maka hampir 90 persen lebih produk Indonesia yang masuk ke EAEU termasuk Belarus tidak dikenakan biaya. Begitu juga sebaliknya, di mana produk Belarus tidak dikenakan biaya.

Airlangga berharap dengan adanya kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko pada awal Juli mendatang dapat mendorong berbagai kesepakatan kerja sama.

"Kunjungan negara ini tentunya diharapkan bisa mendorong kesepakatan dalam 8 Joint Commission Meeting yang dilakukan bulan Mei yang lalu di Belarus. Jadi belum satu bulan mereka sudah hadir kembali dan mereka sangat berharap Indonesia bisa meningkatkan baik investasi maupun perdagangannya," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.