Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Protes Gubuk Karaoke Liar Bertebaran di Kembangan Jakbar

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Warga Protes Gubuk Karaoke Liar Bertebaran di Kembangan Jakbar Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Spanduk penolakan warga terhadap keberadaan gubuk karaoke liar di sepanjang Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (19/2).

JAKARTA -- Warga memprotes keberadaan gubuk karaoke liar yang diduga menjadi tempat prostitusi ilegal di sepanjang Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat.  

Protes itu disampaikan dengan spanduk berisi keresahan hingga penolakan warga terhadap lapak-lapak liar di pinggir Tol Lingkar Luar Jakarta Barat 2 tersebut.

Menurut pengakuan seorang warga sekitar, Chandra (30) saat ditemui di lokasi tersebut pada Kamis, lapak-lapak semi permanen itu memang menjadi tempat hiburan layaknya hiburan malam.

"Kadang-kadang ada biduannya dua orang ada di warung itu, mereka pada karaoke, pada nyanyi," ujar Candra.

Chandra pun mengaku sangat terganggu dengan adanya aktivitas tersebut.

"Kadang sampai jam 2 pagi masih kedengaran suara dangdut. Soalnya itu dekat sama permukiman warga, jadi ganggu banget lah," ungkapnya.

Ketua RW 01 Kelurahan Meruya Selatan, Nasrullah pun membenarkan adanya keresahan warga. "Kalau masyarakat itu kan dia resah ya, jadi yang pertama ya suara musik itu," kata Nasrullah.

Menurut Nasrullah, gubuk-gubuk itu sudah berdiri sejak lama, tepatnya saat pembebasan lahan warga yang berada di pinggir tol.

Ia mengatakan, orang-orang yang kerap mampir atau beraktivitas di gubuk-gubuk itu juga tidak diketahui asalnya.

"Makanya aspirasi warga diwujudkan dengan bentuk pemasangan spanduk. Surat keberatan warga sudah disampaikan ke jelurahan," ungkap dia.

Memasuki bulan puasa, warga berharap aktivitas di gubuk-gubuk itu segera ditindak.. "Karena aktivitasnya sampai tengah malam, ganggu," katanya.

Pantauan di lokasi, empat orang petugas Satpol PP dengan satu mobil nampak tengah melakukan patroli atau pengawasan di lokasi. Gubuk-gubuk karaoke pun berjejer di sepanjang jalan pinggir tol tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.