Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keunikan di Vihara Amurva Bhumi Setiabudi

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 01:24 WIB | Oleh:
Keunikan di Vihara Amurva Bhumi Setiabudi Doc: ist
Ket. vihara rayakan imlek

JAKARTA – Hiruk-pikuk Tahun Baru Imlek kali ini diwarnai cerita menarik di mana ada seorang muslim yang menjadi pengurus vihara. Di tengah suasana perayaan Tahun Baru Imlek yang meriah, aktivitas di Vihara Amurva Bhumi, Setiabudi, Jakarta Selatan berlangsung khidmat. Umat datang bergantian untuk bersembahyang. Para pengurus memastikan semua berjalan lancar.

Di balik kesibukannya, ada sosok Zaini Arifin yang merupakan seorang Biokong atau pengurus harian vihara yang menarik perhatian. Ini karena latar belakangnya sebagai muslim yang telah bekerja selama 15 tahun di tempat ibadah tersebut.

Saat ditemui di sela kegiatan Imlek, Zaini tampak sibuk namun tetap ramah menjawab pertanyaan media. Ketika ditanya mengenai persiapan yang sudah dilakukan, dia mengatakan sudah memandikan rupang atau patung Dewa suci di vihara, yang dibersihkan sebagai bagian dari rangkaian persiapan perayaan.

Sebagai pengurus harian, Zaini menjelaskan perannya sebagai Biokong, dianalogikan dengan posisi marbot di masjid. Perjalanan Zaini menjadi biokong berawal dari dunia kuliner. Sebelum bekerja di vihara, dia adalah seorang koki di restoran masakan Chinese food.

"Awalnya bos yang bawa. Dulu kan saya masak di restoran Chinese food, terus disuruh masak di vihara,” katanya. Sejak saat itu, kehidupannya berubah. Ia tidak hanya memasak, tetapi juga ikut memahami tata cara ibadah dan tradisi umat beragama lain dan latar belakang berbeda.

Meski beragama Islam, Zaini mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga selama bekerja di vihara. "Bisa melayani umat-umat Buddha. Bisa tahu tradisi agama Buddha, Tionghoa gitu. Dan tata cara sembahyang juga diajarin," ucapnya.

Kehadiran Zaini juga menjadi gambaran nyata tentang toleransi beragama di tengah masyarakat urban. Ia tinggal di vihara dan setiap hari berada di sana untuk memastikan operasional berjalan lancar.

Pengunjung vihara datang dari berbagai daerah, mulai dari sekitar Jakarta hingga luar kota seperti Bandung, Cirebon, hingga kawasan Petak Sembilan.

Selain mengurus operasional, Zaini juga bertanggung jawab menyiapkan makanan bagi umat dan pengurus yang menjadi daya tarik tersendiri. Saat perayaan Imlek, salah satu menu andalan adalah Lomie Karet. “Kalau hari H-nya Imlek, Lomie Karet,” katanya.

Sementara untuk momen tertentu lainnya, hidangan khas vihara berupa nasi uduk, semur tahu, semur telur, bihun goreng, hingga bala-bala disajikan.

Tahun ini, perayaan Imlek berlangsung berdekatan dengan bulan Ramadhan. Sebagai seorang Muslim sekaligus koki di vihara, Zaini menghadapi tantangan tersendiri. Ia mengaku tetap berniat menjalankan ibadah puasa, meski pekerjaannya sering menuntutnya mencicipi masakan.

Namun ia juga realistis dengan kondisi pekerjaannya. “Kayaknya nggak bisa, paling buka pertama doang. Soalnya kan kerjaan saya banyak.”

Di usia 38 tahun, Zaini telah menghabiskan sebagian besar hidup dewasanya di lingkungan vihara. Dedikasinya membuat ia tidak sekadar menjadi pekerja, melainkan bagian dari kehidupan komunitas.

Kisah Zaini memperlihatkan bagaimana ruang ibadah tidak hanya menjadi tempat spiritual, tetapi juga ruang perjumpaan antar manusia dari latar belakang berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Janice/Chong Singkirkan Ung...
Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.