Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kos Roekoen B72, Kafe Vintage Bernuansa Imlek yang Estetik dan Ramah Kantong

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 11:15 WIB | Oleh:
Kos Roekoen B72, Kafe Vintage Bernuansa Imlek yang Estetik dan Ramah Kantong Doc: Retno Prayudati
Ket. Kos Roekoen B72 menjadi salah satu kafe bernuansa Tionghoa yang menarik perhatian pengunjung, khususnya menjelang perayaan Imlek.

JAKARTA - Kos Roekoen B72 menjadi salah satu kafe bernuansa Tionghoa yang menarik perhatian pengunjung, khususnya menjelang perayaan Imlek. Mengusung konsep rumah klasik, tempat ini menghadirkan suasana hangat dengan dekorasi oriental yang autentik.

Nama Kos Roekoen B72 terpampang di bagian depan bangunan, menegaskan identitasnya sebagai usaha yang memadukan konsep hunian dan ruang usaha. Sejak beroperasi pada 2024, kafe ini konsisten mempertahankan karakter bangunan lama yang sarat nuansa tempo dulu.

Begitu masuk, mata langsung disambut gantungan lampion merah, ornamen kaligrafi huruf Mandarin, hiasan simpul keberuntungan, sampai pajangan piring-piring klasik bermotif Tiongkok yang disusun rapi di dinding.

Pengunjung langsung disambut lampion merah, gantungan simpul keberuntungan, serta kaligrafi huruf Mandarin yang menghiasi dinding. Ornamen tersebut bukan sekadar dekorasi tambahan, melainkan koleksi peninggalan nenek pemilik yang kini dijadikan ciri khas tempat.

Beragam piring porselen klasik, teko keramik bermotif Tiongkok, patung tradisional, hingga pajangan antik tertata rapi di rak dan dinding. Detail dekorasi yang dominan merah dan emas menciptakan atmosfer Imlek yang kuat sekaligus estetik untuk latar swafoto.

Struktur bangunan tetap mempertahankan elemen kayu, jendela klasik, serta tata ruang khas rumah lama. Kesan nostalgia terasa kental, memperkuat pengalaman pengunjung yang ingin merasakan suasana rumah Tionghoa generasi terdahulu.

Hampir setiap sudut ruangan dapat dimanfaatkan sebagai spot foto. Pencahayaan hangat dan dekorasi padat ornamen membuat hasil gambar terlihat hidup tanpa perlu banyak penyuntingan.

Tak hanya menawarkan visual yang menarik, Kos Roekoen B72 juga menghadirkan menu dengan harga terjangkau. Pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman dengan kisaran harga mulai Rp20 ribuan.

Menariknya, lantai atas bangunan difungsikan sebagai rumah kos, sehingga konsep hunian dan usaha berjalan berdampingan dalam satu lokasi. Adaptasi ini memperlihatkan pemanfaatan bangunan lama secara produktif tanpa menghilangkan karakter historisnya.

Kos Roekoen B72 kini dikenal sebagai salah satu kafe tematik yang mengedepankan nilai budaya dan suasana intim. Perpaduan dekorasi warisan keluarga dan arsitektur klasik menjadi daya tarik utama, terutama bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen bernuansa Imlek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.