Groundbreaking JEC BALI @ Sanur Dorong Bali Jadi Destinasi Health Tourism Dunia
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 18:58 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: JEC
JAKARTA - Riset IMARC Group menyebut pasar wisata kesehatan di Indonesia pada 2024 mencapai 1,7 miliar dollar AS. Bahkan, diproyeksikan terus tumbuh hingga mencapai 9,6 miliar dollar AS pada 2033 mendatang. Sementara, Bali telah dikenal sebagai destinasi wisata internasional yang tak henti menarik pengunjung dari berbagai negara.
Sementara itu Data BPS Provinsi Bali mencatat, sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Bali mencapai 6.948.754 - meningkat 9,72 persen dibandingkan 2024.
Guna memberi layanan kepada masyarakat Bali, JEC Eye Hospitals and Clinics menggelar groundbreaking pembangunan JEC BALI @ Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali. Cabang terbaru jaringan JEC ini akan mengusung konsep ‘Blue Hospital’ berstandar global, dan menjadi pionir layanan medis khusus mata di kawasan andalan tersebut.
Kehadiran JEC BALI @ Sanur menguatkan peran Bali dan Indonesia sebagai destinasi utama dalam ranah wisata kesehatan (health tourism) dunia. Peresmian KEK Sanur dinia merupakan langkah bersejarah pemerintah dalam memperkokoh peran strategis Indonesia sebagai international health and wellness destination.
“Mendukung itu, JEC sebagai pemimpin layanan oftalmologi selama lebih dari empat dekade di Indonesia, akan menghadirkan JEC BALI @ Sanur - dengan mengombinasikan dokter subspesialis mata berpengalaman, teknologi bedah mata terkini, serta rekam jejak inovasi yang telah memajukan dunia kesehatan mata nasional,” papar Presiden Direktur JEC Group sekaligus Presiden Direktur PT Nitra Sanata Bali (NSB) yang menaungi JEC BALI @ Sanur, DR. Dr. Johan A. Hutauruk, SpM(K)., melalui siaran pers pada hari Sabtu (14/2).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Melalui konsep ‘Blue Hospital’ yang akan diimplementasikan, kami berharap pasien di JEC BALI @ Sanur tidak hanya mendapatkan kesembuhan medis, tetapi juga pengalaman 'healing' yang menyeluruh berkat dukungan sistem bangunan cerdas dan lingkungan yang ramah," lanjut DR. Dr. Johan A. Hutauruk, SpM(K).
JEC BALI @ Sanur disiapkan menjadi sentra kesehatan rujukan yang berdiri di atas lahan berukuran 6.200 meter persegi dengan infrastruktur bangunan berluas keseluruhan 12.000 meter persegi (terdiri dari 4 lantai dan semi-basement).
JEC Bali @ Sanur ditargetkan rampung pada 2027, dan akan melayani 30.000 kunjungan pada tahun pertama operasionalnya. Selain pasar lokal Bali, JEC BALI @ Sanur juga menyasar pasar domestik Indonesia, menengah ke atas dan komunitas ekspatriat, serta pasien dari mancanegara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kredibilitas JEC Eye Hospitals and Clinics atau JEC Group (induk PT NSB dan JEC BALI @ Sanur) telah diakui luas. JEC merupakan bagian dari asosiasi rumah sakit mata global, World Association of Eye Hospitals (WAEH), yang anggotanya merupakan centre of excellence di bidang oftalmologi dari seluruh dunia.
Dalam struktur organisasi tersebut, JEC dipercaya sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang duduk sebagai board member, berperan sebagai global collaborator dalam mendorong pertukaran pengetahuan, penguatan standar layanan, serta pengembangan praktik layanan kesehatan mata di tingkat internasional.
Selain itu, JEC juga berperan sebagai co-founder ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH), sebuah forum kolaborasi rumah sakit mata di kawasan Asia Tenggara yang bertujuan memperkuat sinergi regional, berbagi best practice, serta meningkatkan kualitas layanan oftalmologi di tingkat kawasan.
Komitmen terhadap standar mutu internasional tersebut juga tercermin melalui raihan akreditasi Joint Commission International (JCI) sebanyak empat kali berturut-turut pada 2014, 2017, 2020, dan 2023. JEC menjadi satu-satunya rumah sakit mata di Indonesia dengan pencapaian tersebut.
Seremoni peletakan batu pertama pembangunan JEC BALI @ Sanur turut dihadiri Presiden Direktur JEC Group dan Presiden Direktur PT NSB, DR. Dr. Johan A. Hutauruk, SpM(K); Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M.; dan Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat.
“Kami menyambut baik kehadiran JEC BALI @ Sanur sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mengembangkan KEK Sanur. Fasilitas kesehatan mata berstandar internasional ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Bali, tetapi juga memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi wisata kesehatan kelas dunia. Kami optimistis kehadiran JEC BALI @ Sanur akan membawa multiplier effect yang positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat," ujar Gubernur Provinsi Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!