Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Targetkan Tahun Ini 1.000 Desa Nelayan Rampung

📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 16:52 WIB | Oleh:
Presiden Targetkan Tahun Ini 1.000 Desa Nelayan Rampung Doc: Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan 1.000 desa nelayan rampung di 2026 ini. Bahkan Presiden menargetkan 5.000 desa nelayan terwujud pada 2029.

"Kita juga sudah mulai membangun desa-desa nelayan dan desa nelayan tahun 2026 ini akan mencapai 1.000 desa . Tiap desa nelayan terdiri dari sekian ratus, ada yang 300, 500, ada yang sampai 2.000 nelayan," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jumat (13/2).

Presiden mengatakan selama ini nelayan tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah sebelumnya. Mereka kesulitan mendapatkan solar, tidak memiliki ruang pendingin untuk ikan sehingga desa nelayan akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang.

Pemerintah juga akan membangun pelabuhan dan dermaga agar nelayan bisa memasarkan hasil produk perikanan bahkan ekspor. Nantinya berbagai kebutuhan nelayan akan dikelola dengan koperasi.

"Ini kita ubah, kita totalnya dalam empat tahun mendatang kita akan membangun 5.000 desa nelayan. Tiap desa nelayan kita akan bangun pabrik es, kita akan bikin cold storage, kita akan bikin dermaga, kita akan bagikan kapal-kapal, kita akan siapkan kendaraan," kata dia.

"Ini semua bukan hand out bukan kita bagi-bagi ini. Kita organisasi dalam koperasi, semua pengeluaran mereka akan bayar kembali ke bank-bank dan ke pemerintah,” ujar Presiden.

Pemerintah akan memberikan kebebasan desa untuk melakukan ekspor hasil tangkapan ikan sehingga menggerakan perekonomian. Pemerintah akan mempermudah regulasi untuk kemudahan ekspor dari desa.

"Nanti desa-desa itu kita beri kebebasan, kalau dia mampu, kita akan permudah akses kepada ekspor. Kita akan buka pelabuhan-pelabuhan, lapangan-lapangan terbang boleh ekspor langsung, kita akan permudah regulasi supaya mereka bisa menumbuhkan kegiatan ekonomi yang mendasar," kata Presiden. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Pemain Bertahan Ceko Direkrut PSIM Yogyakarta

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Bertahan Ceko Direkr...

Piala Presiden Menjadi Ajang Antara Membentuk Skuad Persebaya

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Presiden Menjadi Ajan...

Sisi Wisata Kesehatan Belum Digarap Serius  

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Sisi Wisata Kesehatan Belum...

Indonesia Masih Kekurangan Tenaga untuk Sektor Pariwisata

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Indonesia Masih Kekurangan ...

Jangan Tercekok Hujan Ringan, Kemarau Masih Panjang

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Jangan Tercekok Hujan Ringa...
Luar Negeri
Hari Ini 60 Negara Mitra Am...

Penyaluran KUR NTT Perlu Digenjot Lagi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penyaluran KUR NTT Perlu Di...
Daerah
Cuaca Buruk, Penyeberangan ...
Ada Demo di Empat Titik Kawasan Jakpus, Polisi Siagakan 687 Personel Gabungan

Ada Demo di Empat Titik Kawasan Jakpus, Polisi Siagakan 687 Personel Gabungan

24 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.