Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penampakan Desain JPO JIS-Ancol: Hubungkan Stadion ke Wisata Ancol Ala Desain Betawi

📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Penampakan Desain JPO JIS-Ancol: Hubungkan Stadion ke Wisata Ancol Ala Desain Betawi Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol siap menjadi ikon konektivitas baru di Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan tersebut pada 25 Januari 2026.

JAKARTA - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol siap menjadi ikon konektivitas baru di Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan tersebut pada 25 Januari 2026.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin menyebut, kehadiran JPO JIS-Ancol merupakan langkah strategis dalam transformasi Jakarta menuju kota global. Konektivitas, keselamatan, dan kenyamanan pejalan kaki menjadi prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur ini.

JPO tersebut dirancang sebagai perpanjangan arsitektur JIS dengan mengadopsi bahasa visual stadion secara utuh. Fasadnya terinspirasi dari kearifan lokal Betawi, mulai dari ikat kepala khas Betawi yang melambangkan persatuan, ornamen gigi balang sebagai simbol kejujuran dan keberanian, hingga corak loreng macan yang merepresentasikan kekuatan.

"Pendekatan ini memastikan harmoni visual kawasan sekaligus menegaskan identitas Jakarta sebagai kota global yang modern, namun tetap berakar pada nilai lokal," ujar Iwan di Jakarta, Jumat (13/2).

Dengan konsep desain yang menyatu, JPO ini bukan sekadar fasilitas penyeberangan, melainkan bagian dari pengalaman kawasan JIS–Ancol. Pada malam hari, jembatan akan dilengkapi sistem pencahayaan terintegrasi dengan skema lampu stadion sehingga menghadirkan lanskap visual yang ikonik di wilayah utara Jakarta.

"Desain JPO JIS-Ancol mengadopsi elemen visual utama stadion, sehingga tercipta aliran ruang yang menyatu dari area JIS hingga pesisir Ancol," imbuhnya.

Sebagai BUMD yang mendapat penugasan strategis pembangunan kota, Jakpro memastikan proyek ini memenuhi standar konektivitas kota global. Prinsip integrasi antarmoda, walkability, keselamatan, kenyamanan, serta aksesibilitas universal menjadi landasan utama dalam perencanaan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan praktik terbaik kota-kota dunia yang menempatkan infrastruktur pejalan kaki sebagai elemen penting mobilitas berkelanjutan. JPO ini juga dirancang untuk memperkuat konektivitas last mile di kawasan strategis Jakarta Utara.

Secara fungsional, JPO JIS-Ancol berperan penting dalam mengelola arus besar pengunjung saat acara berskala nasional maupun internasional digelar di JIS. Sebagai stadion multifungsi yang kerap menjadi lokasi konser dan ajang olahraga bergengsi, JIS membutuhkan akses yang aman dan efisien menuju area parkir serta destinasi wisata.

"JPO JIS-Ancol menjawab kebutuhan tersebut dan memperkuat citra kawasan sebagai pusat olahraga dan hiburan terpadu dengan standar fasilitas setara kota-kota besar dunia," kata Iwan.

Konektivitas kawasan juga diperkuat melalui integrasi transportasi publik, mulai dari KRL, Transjakarta, hingga dukungan kantong parkir di Ancol. Skema ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat dan wisatawan saat menghadiri berbagai agenda besar di Jakarta.

"Dengan konektivitas yang terintegrasi, pengunjung lokal maupun mancanegara dapat menikmati pengalaman yang mulus saat menghadiri acara berskala besar di Jakarta, sekaligus mendukung berbagai agenda strategis kota," tambahnya.

Dengan panjang mencapai 466 meter, JPO JIS-Ancol diproyeksikan menjadi ikon baru Jakarta Utara. Infrastruktur ini tidak hanya memperkuat posisi kawasan JIS-Ancol sebagai pusat olahraga dan hiburan bertaraf internasional, tetapi juga merepresentasikan komitmen Jakarta dalam membangun kota yang terhubung, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Xi: Tiongkok Dukung Myanmar dalam Jaga Kedaulatan

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...

Negara G7 Desak Russia Akhiri Perang dengan Ukraina

56 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
Ekonomi
Utang RI Naik, Risiko Fiska...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.