Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cak Imin Dorong ‘Kolaborasi Indonesia Berdaya’, Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen 2026

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cak Imin Dorong ‘Kolaborasi Indonesia Berdaya’, Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen 2026 Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar melalui zoom meeting membuka kegiatan peluncuran Kolaborasi Indonesia Berdaya dengan tema "Pulih Bersama, Bangkit Berdaya" di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (12/2).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menekankan, pentingnya sinergi dan kolaborasi pemerintah dengan lembaga filantropi dalam gerakan Kolaborasi Indonesia Berdaya, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menanggulangi kemiskinan.

"Pemberdayaan masyarakat melalui gerakan Kolaborasi Indonesia Berdaya ini adalah bagian yang harus sungguh-sungguh kita lakukan secara kolaborasi yang betul-betul kita sebagai mitra sejajar bisa menghadirkan program-program yang efektif," kata Muhaimin Iskandar di Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta, Kamis.

Hal tersebut disampaikan dalam peluncuran Kolaborasi Indonesia Berdaya dengan tema "Pulih Bersama, Bangkit Berdaya".

Menurut dia, momentum ini penting untuk menyatukan pengalaman panjang pemerintah dan gerakan filantropi dalam membangun pendekatan baru yang lebih efektif.

"Penanggulangan kemiskinan yang dikerjakan oleh pemerintah terus menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan upaya kita meningkatkan kesejahteraan dan menanggulangi kemiskinan," kata Muhaimin Iskandar.

Ia mengatakan, meskipun angka kemiskinan menurun hingga 8,25 persen per September 2025, tetapi capaian tersebut belum cukup jika tidak diiringi dengan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menko juga mengingatkan bahwa berbagai musibah yang terjadi secara berulang di Tanah Air dapat memicu munculnya kemiskinan baru yang bisa menghambat target penghapusan kemiskinan ekstrem 0 persen pada 2026.

"Tapi kita yakin penanggulangan kemiskinan dengan berbagai upaya termasuk yang paling penting hari ini Kolaborasi Indonesia Berdaya ini, kemiskinan tidak boleh lagi menjadi fakta yang terus menerus tanpa diatasi secara fundamental. Kemiskinan tidak boleh menjadi realitas struktural, realitas kultural, realitas warisan dari berbagai pengalaman yang ada," pesan Muhaimin Iskandar.

Dalam acara tersebut, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat bersama sejumlah lembaga filantropi membagikan 1.000 bingkisan untuk anak yatim, 10.000 paket buka puasa sunah bagi masyarakat umum, dan bantuan pemulihan untuk Sumatra senilai Rp4,1 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.