Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Psikolog: Hindari Pertanyaan Ini pada Orang yang Sedang Berduka

📅 Senin, 26 Jan 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Psikolog: Hindari Pertanyaan Ini pada Orang yang Sedang Berduka Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - seorang wanita sedang bersedih.

Jakart - Psikolog Klinis lulusan Universitas Indonesia Ratriana Naila Syafira, M.Psi., Psikolog membeberkan jenis-jenis pertanyaan yang sebaiknya tidak disampaikan pada orang-orang yang sedang berduka.

"Jangan langsung menanyakan detail kematian seperti kapan meninggal, sakit apa, kok bisa dan terakhir ketemu kapan," kata Ratriana  di Jakarta, Senin (26/1).

Ratriana mengatakan pertanyaan seperti itu lebih baik diajukan saat orang yang berduka menjadi pihak pertama yang membuka cerita. Dikarenakan pertanyaan seperti ini bisa memaksa mereka mengulang kembali momen traumatis dan ada kemungkinan mereka belum siap secara emosional untuk bercerita.

Pertanyaan lain yang sebaiknya dihindari adalah hal-hal yang mengandung nada menyalahkan seperti alasan tidak membawa ke rumah sakit lebih awal, penyebab tidak mendapatkan penanganan lebih cepat dan sebagainya.

"Pertanyaan seperti ini meskipun tidak bermaksud menyalahkan, sering membuat orang yang berduka merasa bersalah dan jadi mempertanyakan dirinya sendiri apa yang sudah dia lakukan selama ini buat orang yang sudah pergi," kata dia.

Psikolog yang kini berpraktik di Biro Psikologi Rali Ra, Bekasi itu juga menyatakan terdapat beberapa pernyataan juga yang tidak boleh untuk disampaikan.

Misalnya, seperti kalimat-kalimat yang merujuk pada permintaan untuk bersikap kuat dan tabah.

"Ini bisa membuat yang berduka merasa tidak punya ruang untuk rapuh, dan merasakan berbagai emosinya. Jika emosi tidak diproses dengan baik, dalam jangka panjang justru malah semakin banyak dampak negatifnya," ucap Ratriana.

Ratriana juga mengingatkan bagi teman maupun pihak lainnya untuk sebisa mungkin tidak mengadu nasib atau membandingkan pengalaman antarindividu. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki cara untuk memproses dukanya masing-masing.

Dia mengatakan saling mengadu nasib justru membuat orang yang ditinggalkan merasa tidak dipahami dan baik perasaan maupun pengalamannya diabaikan.

Sehingga dukungan terbaik yang dapat diberikan yakni hadir dengan cara yang tepat, tidak menghakimi serta memberikan waktu pada orang yang berduka untuk menyembuhkan luka secara perlahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.