Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumbar Siapkan 4 Langkah Penanganan Objek Wisata Terdampak Bencana

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 15:08 WIB | Oleh:
Pemprov Sumbar Siapkan 4 Langkah Penanganan Objek Wisata Terdampak Bencana Doc: antara foto
Ket. Kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR bersama mitra kerja dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), LKBN ANTARA, RRI dan TVRI.

KOTA PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memaparkan empat langkah penanganan objek wisata atau destinasi pariwisata yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.

"Pertama, Sumbar melakukan pemetaan destinasi pariwisata yang terdampak bencana," kata Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy di Padang, Kamis (12/2), saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR bersama mitra kerja dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), LKBN ANTARA, RRI dan TVRI.

Vasko mengatakan pemetaan destinasi pariwisata untuk memastikan objek atau titik mana saja yang aman dikunjungi oleh wisatawan pascabencana terjadi. Hal ini sekaligus untuk memberikan rasa aman bagi setiap wisatawan yang datang ke Ranah Minang.

Kemudian, langkah kedua yang dilakukan pemerintah provinsi setempat ialah melakukan manajemen krisis dan edukasi keamanan. Dinas Pariwisata dan kelompok sadar wisata juga sedang memperkuat komunikasi manajemen dan risiko bencana kepada wisatawan, termasuk penandaan zona aman dan standar keamanan.

"Langkah ketiga yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumbar ialah melakukan volunteer tourism," ujar dia.

Vasko menjelaskan konsep pariwisata sosial atau volunteer tourism mulai dikenalkan sebagai bagian dari upaya kebangkitan setelah bencana, dimana wisatawan bisa terlibat dalam kegiatan pemulihan sekaligus kunjungan.

Terakhir, ujar dia, pemerintah setempat melakukan input data dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Aplikasi R3P sebagai basis data resmi untuk perencanaan program pemulihan, penyaluran bantuan dan sinkronisasi dukungan pusat-daerah.

Secara umum bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar mengakibatkan 67 destinasi wisata terdampak, yang tersebar di Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Vasko menyampaikan destinasi yang terdampak di antaranya berupa 14 homestay dengan total kerusakan mencapai Rp45,5 miliar, nilai kerugian Rp16,7 miliar dengan luasan terdampak 983.238 meter persegi.

Ia berharap kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR bersama mitra terkait dapat membantu percepatan pemulihan sektor pariwisata di Ranah Minang, mengingat daerah itu merupakan salah satu tujuan wisata nasional dan internasion

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.