Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Efek Samping MBG Mulai Terbaca, BI Bali Prediksi Tekanan Inflasi 0,18 Persen

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 17:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Efek Samping MBG Mulai Terbaca, BI Bali Prediksi Tekanan Inflasi 0,18 Persen Doc: ANTARA/ Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Arsip foto - Petani memetik cabai di lahan pertanian cabai di Desa Guwang, Kabupaten Gianyar, Bali.

DENPASAR – Lonjakan permintaan bahan pangan akibat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menekan sisi pasokan, terutama pada komoditas strategis seperti beras, telur, ayam, sayuran, dan susu.

Jika tidak diimbangi dengan kesiapan produksi dan distribusi yang memadai, peningkatan permintaan dalam skala besar dapat memicu kenaikan harga dan mendorong inflasi pangan.

Risiko ini semakin besar bila rantai pasok masih terfragmentasi dan kapasitas petani serta peternak lokal belum optimal.

Karena itu, keberhasilan MBG sangat bergantung pada penguatan hulu—mulai dari produktivitas pertanian, cold storage, hingga logistik—agar program sosial ini tidak berubah menjadi tekanan inflasi yang justru melemahkan daya beli masyarakat.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mewaspadai potensi inflasi akibat permintaan tinggi untuk kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) di Pulau Dewata yang diperkirakan mencapai kisaran 0,12-0,18 persen pada 2026.

“Pada 2026 perlu menjadi perhatian dampak inflasi dengan adanya kenaikan jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang akan beroperasi,” kata Kepala Perwakilan BI Bali Erwin Soeriadimadja di Denpasar, Rabu (11/2).

Menurut dia, selama 2025 jumlah SPPG yang beroperasi di Bali mencapai 173 unit dan pada 2026 diperkirakan meningkat menjadi 355 unit.

Erwin yang juga Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali itu mengatakan bahwa komoditas yang berpotensi menyumbang inflasi karena banyak dibutuhkan untuk MBG yaitu wortel, jeruk, dan telur ayam ras.

Sedangkan lima komoditas pangan teratas penyumbang inflasi pada 2025 yaitu cabai rawit, bawang merah, beras, daging ayam dan cabai merah.

Untuk mengantisipasi potensi inflasi itu, TPID Bali dan kabupaten/kota berencana akan mengadakan total 317 kali pasar murah yang dipaparkan di sela rapat koordinasi TPID Bali.

Ia menekankan pasar murah itu agar sesuai dengan target 3T yakni tepat waktu, sasaran dan kualitas.

Erwin menambahkan pelaksanaan pasar murah itu masih data sementara dan berpeluang bertambah lebih banyak.

Selain menyiapkan pasar murah, ia menekankan perlu konsistensi masa tanam dan musim puncak pemenuhan kebutuhan, serta mempertimbangkan cuaca, rantai pasok dan permintaan pangan untuk MBG.

Selama 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat inflasi mencapai 2,91 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Sekolah Negeri Jakarta siap...
Daerah
Ramalan Cuaca Hari Ini Kota...

Harga Emas Ngulet Rp18.000

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Harga Emas Ngulet Rp18.000
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.