Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuba Kehabisan Avtur, Air Canada Terpaksa Berhenti Terbang ke Havana

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 16:48 WIB | Oleh:
Kuba Kehabisan Avtur, Air Canada Terpaksa Berhenti Terbang ke Havana Doc: AFP/DANIEL SLIM

HAMILTON - Maskapai Air Canada pada Senin (9/2) menghentikan seluruh penerbangan ke Kuba dengan alasan kelangkaan bahan bakar penerbangan yang parah di pulau tersebut.

Pernyataan tersebut dikeluarkan maskapai pasca adanya peringatan dari otoritas Kuba bahwa maskapai internasional mungkin tidak lagi dapat mengisi bahan bakar di bandara-bandara negara itu.

“Air Canada menyatakan bahwa mulai hari ini menangguhkan layanan ke Kuba akibat kekurangan bahan bakar penerbangan yang masih berlangsung di pulau tersebut,” bunyi pernyataan resmi maskapai.

“Dalam beberapa hari ke depan, maskapai akan mengoperasikan penerbangan tanpa penumpang ke arah selatan untuk menjemput sekitar 3.000 pelanggan yang sudah berada di tujuan dan membawa mereka kembali pulang,” tambah maskapai tersebut.

Maskapai tersebut mengatakan bahwa keputusan diambil setelah adanya peringatan pemerintah mengenai pasokan bahan bakar penerbangan di bandara-bandara Kuba yang tidak dapat diandalkan, dengan proyeksi bahwa bahan bakar tersebut tidak lagi tersedia secara komersial mulai 10 Februari.

“Air Canada akan terus memantau situasi guna menentukan waktu yang tepat untuk dimulainya kembali layanan normal ke Kuba di masa mendatang,” tambah maskapai itu.

Sebelumnya, pemerintah Kuba mengumumkan bahwa penerbangan internasional tidak lagi dapat mengisi bahan bakar di negara tersebut akibat kekurangan bahan bakar penerbangan, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam untuk memberlakukan tarif terhadap negara mana pun yang menjual minyak ke Kuba.

Sejak operasi militer pemerintahan Trump pada 3 Januari terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang merupakan pendukung lama pemerintah Kuba, Amerika Serikat berupaya memperkuat posisinya terhadap Kuba.

Dalam perintah eksekutif yang dikeluarkan pada akhir Januari, Trump menyebut rezim Kuba sebagai ancaman yang “tidak biasa dan luar biasa”, serta menyatakan deklarasi keadaan darurat nasional diperlukan.

Menurut sumber yang dikutip kantor berita Spanyol EFE, Kuba memenuhi sekitar sepertiga kebutuhan energinya dari produksi dalam negeri. Sisanya bergantung pada impor, terutama dari Meksiko dan dalam tingkat lebih kecil dari Rusia, sementara Venezuela menyumbang sekitar 30 persen dari total pasokan pada 2025.

Pekan ini, pemerintah Kuba mengumumkan rencana darurat ketat yang mencakup penutupan sejumlah hotel, pengurangan jam operasional kantor publik dan rumah sakit, serta pelarangan penjualan solar, sebagai upaya bertahan tanpa impor minyak mentah dan produk turunannya. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.