Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI Capai 93 Persen Awal 2026
📅 Minggu, 08 Feb 2026, 22:00 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Dinas Penerangan TNI AD
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menempati posisi teratas sebagai lembaga negara yang paling dipercaya publik. Hal ini berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada awal 2026.
Survei yang dilakukan terhadap 1.220 responden pada periode 15–21 Januari 2026 itu menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap TNI mencapai 93 persen. Rinciannya, sebanyak 15 persen responden menyatakan sangat percaya dan 78 persen cukup percaya terhadap institusi militer tersebut.
Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan meskipun masih berada di atas 90 persen. Namun, tingkat kepercayaan terhadap TNI mengalami sedikit penurunan dibandingkan survei sebelumnya.
“Sebenarnya agak sedikit turun trust terhadap TNI ini. Meskipun masih di atas 90 persen,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers pemaparan hasil survei di Jakarta, Minggu (8/2).
Dalam survei tersebut, Presiden menempati posisi kedua sebagai lembaga yang paling dipercaya publik setelah TNI. Selanjutnya disusul Kejaksaan Agung di peringkat ketiga, Mahkamah Konstitusi, lembaga peradilan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berada di posisi terbawah dalam tingkat kepercayaan publik. Burhanuddin menilai penurunan tingkat kepercayaan terhadap TNI berkaitan dengan persepsi publik mengenai meluasnya peran TNI ke ranah non-pertahanan.
“Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG, masuk ke Koperasi Merah Putih, dan seterusnya. Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan,” kata dia.
Ia menekankan pentingnya koreksi internal agar TNI tidak terlalu jauh terlibat dalam urusan sipil yang berada di luar tugas pokok pertahanan negara. Adapun survei ini menggunakan metode wawancara tatap muka dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!