Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Minta Russia-Ukraina Hentikan Perang di Musim Panas 2026

📅 Sabtu, 07 Feb 2026, 21:58 WIB | Oleh:
AS Minta Russia-Ukraina Hentikan Perang di Musim Panas 2026 Doc: AFP

ISTANBUL - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa Amerika Serikat meminta Rusia dan Ukraina untuk mengakhiri perang pada awal musim panas atau pertengahan tahun ini.

"Amerika mengusulkan agar kedua pihak mengakhiri perang pada awal musim panas, dan kemungkinan akan memberi tekanan sesuai jadwal itu," kata Zelenskyy kepada wartawan seperti dikutip media Ukraina pada Sabtu (7/2).

Ia mengatakan pihaknya memahami bahwa "isu internal" di AS memengaruhi tenggat waktu tersebut, yang menurutnya berkaitan dengan dimulainya kampanye pemilu paruh waktu tahun ini.

AS juga mengusulkan pertemuan pertama tim negosiasi Rusia dan Ukraina, yang kemungkinan digelar di Miami dalam sepekan ke depan, kata Zelenskyy.

Presiden Ukraina itu mengatakan AS menyarankan kedua pihak untuk mendukung kembali inisiatif Presiden Donald Trump untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas energi.

Ukraina telah mendukung inisiatif itu, tetapi Rusia belum memberikan jawaban, kata Zelenskyy.

Pernyataannya muncul setelah AS dan kedua pihak yang bertikai berunding selama dua hari di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 4-5 Februari, yang diikuti dengan pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina, yang pertama dalam lima bulan.

Sebelumnya, putaran awal pembicaraan trilateral digelar pada 23-24 Januari, juga di Abu Dhabi. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.