Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Kalteng Kawal Pasokan Kebutuhan Pokok demi Jaga Stabilitas Jelang Ramadan

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 13:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kalteng Kawal Pasokan Kebutuhan Pokok demi Jaga Stabilitas Jelang Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Tim gabungan yang terdiri dari Disdagperin Kalteng, Dishanpang, Bulog, TNI-Polri serta lainnya meninjau ketersediaan bapok di Pasar Besar Palangka Raya, Kamis (5/2/2026).

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengawal perkembangan harga maupun pasokan barang kebutuhan pokok di pasaran guna menjaga stabilitas menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng Norhani di Palangka Raya, Kamis (05/2), mengatakan kegiatan lapangan hari ini dilakukan bersama tim gabungan melakukan peninjauan ataupun pengecekan di Pasar Besar dan Pasar Kahayan, distributor dan pengecer elpiji hingga Gudang Bulog.

"Dari kegiatan lapangan ini tampak harga barang kebutuhan pokok berfluktuasi, ada yang mengalami kenaikan dan ada pula yang mengalami penurunan," terang Norhani.

Adapun yang mengalami kenaikan, seperti cabai rawit, biasanya saat normal di kisaran Rp50 ribu per kilogram, namun saat ini mencapai Rp100 ribu–120 ribu per kilogram.

Dia menjelaskan kenaikan dipicu pasokan yang berasal dari luar daerah dan peningkatan permintaan. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian pihaknya untuk ditindaklanjuti lagi.

"Di sisi lain harga bawang merah mengalami penurunan, yang sebelumnya sekitar Rp38 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp35 ribu per kilogram," terangnya.

Norhani menyampaikan untuk barang kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil dan pasokan juga dalam kondisi mencukupi, di antaranya daging sapi yang tetap di kisaran Rp140 ribu per kilogram, maupun ayam potong Rp40 ribu–44 ribu per kilogram, sehingga aman menjelang Ramadan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpang) Kalteng, Agus Chandra, mengatakan kondisi pangan strategis saat ini dalam kondisi aman khususnya menghadapi Ramadan.

"Memang terjadi fluktuasi terkait dengan harga, tetapi ini kondisi biasa saat menghadapi awal Ramadan terjadi peningkatan, tapi begitu Ramadan sudah berjalan biasanya harga itu akan kembali normal," jelasnya.

Pihaknya pun berupaya mengawal kondisi ini, hingga nantinya saat menjelang Hari Raya Idul Fitri harga-harga pangan strategis di lapangan dapat terjaga dan tidak terjadi lonjakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Ratusan Remaja Mendaftar Ik...
Megapolitan
Rute KRL Tanah Abang-Rangka...

Distribusi Kekayaan Harus Diperkuat

54 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Distribusi Kekayaan Harus D...

Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing

54 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.