Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Selidiki Ledakan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta, Diduga Terkait Aksi Balas Dendam

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 19:20 WIB | Oleh:
Polisi Selidiki Ledakan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta, Diduga Terkait Aksi Balas Dendam Doc: Istimewa

JAKARTA - Insiden ledakan bom rakitan menggemparkan SMAN 72 Jakarta Utara pada Kamis (7/11). Dua bom rakitan meledak di area masjid sekolah dan menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut, termasuk dugaan adanya motif balas dendam dari salah satu siswa.

Kepala Sekolah SMAN 72, Asep Edi, menyampaikan bahwa total sementara terdapat sekitar 54 korban akibat ledakan tersebut. “Data awal yang kami terima, jumlahnya kurang lebih sekitar 54 orang,” ujar Asep kepada wartawan di lokasi kejadian. Ledakan itu terjadi saat jam istirahat, sehingga banyak siswa berada di sekitar masjid.

Menurut kesaksian sejumlah siswa, ledakan berasal dari benda mencurigakan yang diduga dibawa oleh seorang pelajar. “Ada siswa yang terlihat membawa tas berisi botol, lalu tak lama kemudian terdengar ledakan,” kata salah satu saksi di lokasi. Beberapa saksi menduga pelaku membawa bahan peledak sendiri dan berniat melakukan aksi bunuh diri di dalam lingkungan sekolah.

Polisi bersama tim Gegana Brimob langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. “Kami sedang menyelidiki apakah pelaku merupakan siswa aktif dan apa motif di balik peristiwa ini,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Sejumlah sumber di lingkungan sekolah menyebutkan, pelaku sempat menunjukkan perilaku tertutup dan mengalami tekanan sosial sebelum kejadian. Dugaan sementara, motif aksi tersebut berkaitan dengan rasa dendam terhadap teman sekelasnya. “Kami akan memeriksa catatan akademik dan kondisi psikologis pelaku,” tambah Gidion.

Sementara itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan akan meningkatkan pengawasan keamanan di lingkungan sekolah. “Kami bekerja sama dengan kepolisian untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI, Purwosusilo.

Pihak sekolah juga telah menyiapkan pendampingan psikologis bagi para siswa yang mengalami trauma akibat peristiwa ini. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan jenis bahan peledak yang digunakan serta keterlibatan pihak lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Cuaca Jakarta Cerah, namun juga Bisa Turun Hujan Ringan

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cuaca Jakarta Cerah, namun ...
Megapolitan
Angkutan Umum Makin Nyaman,...

Ayooo Buat Film di Jakarta, Ada Insentif 50 Persen

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ayooo Buat Film di Jakarta,...

War Proyek Padat Karya, 100.000 Warga Berlomba Mendaftar  

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
War Proyek Padat Karya, 100...

Pramono Ingatkan Warga Jangan Lelah Memilah Sampah  

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono Ingatkan Warga Jang...

Jalan Rasuna Said Kini Lebih Asri dan Enak Dipandang

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jalan Rasuna Said Kini Lebi...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.