Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhaj Tegaskan Kartu Nusuk Mutlak Diserahkan di Indonesia

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 22:02 WIB | Oleh:
Kemenhaj Tegaskan Kartu Nusuk Mutlak Diserahkan di Indonesia Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj Harun Al Rasyid memberikan pengarahan kepada petugas haji di Kota Padang, Kamis (5/2).

KOTA PADANG - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan dan menegaskan kartu pintar atau smart card yang juga dikenal sebagai kartu nusuk mutlak diserahkan di Indonesia kepada jamaah calon haji sebelum bertolak ke Arab Saudi.

"Kartu nusuk ini mutlak harus diserahkan di Indonesia," kata Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj Harun Al Rasyid di Kota Padang, Kamis (5/2).

Hal tersebut disampaikan Harun Al Rasyid saat memberikan pembekalan kepada 90 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Embarkasi Haji Padang.

Harun Al Rasyid mengatakan berkaca dari pengalaman penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun sebelumnya, cukup banyak ditemukan jamaah haji Indonesia yang tidak mendapatkan kartu nusuk ketika tiba di Tanah Suci sehingga menjadi persoalan.

Pada penyelenggaraan musim haji 1447 Hijriah Kemenhaj meminta syarikah untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia khususnya di Jakarta guna mempermudah, dan memastikan seluruh jamaah calon haji menerima kartu nusuk sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Kemenhaj juga meminta setiap syarikah untuk merekrut pegawai di Jakarta untuk mempercepat pendistribusian kartu nusuk sebelum diserahkan ke masing-masing embarkasi haji yang ada di Indonesia.

Dengan memegang kartu nusuk sejak dari tanah air, jamaah memiliki kepastian akses untuk memasuki wilayah-wilayah krusial peribadatan seperti Makkah, Madinah, dan utamanya area Arafah saat puncak haji.

Kartu nusuk bukan sekadar identitas, melainkan "kunci" masuk ke Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna). Pendistribusian kartu nusuk di Indonesia dinilai akan sangat efektif memangkas potensi masalah distribusi yang kerap terjadi jika pembagian dilakukan setibanya di Arab Saudi.

"Jadi, kartu nusuk ini mutlak harus diserahkan di Indonesia," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.