Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kayu Hanyut Dilarang Dibawa Keluar Aceh, Bupati Aceh Timur: Untuk Bangun Fasilitas Publik

3 Kamis, 05 Feb 2026, 08:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kayu Hanyut Dilarang Dibawa Keluar Aceh, Bupati Aceh Timur: Untuk Bangun Fasilitas Publik Kayu Hanyut Dilarang Dibawa Keluar Aceh, Bupati Aceh Timur: Untuk Bangun Fasilitas Publik Doc: Pemkab Aceh Timur
Ket. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-farlaky (rompi merah) melihat tumpukan kayu ilegal pascabanjir bandang di Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (17/12/2025).

BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengarahkan pemanfaatan kayu yang terbawa banjir bandang pada sejumlah kecamatan di kabupaten tersebut untuk fasilitas publik.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu (4/2), mengatakan pihaknya sejak awal melarang kayu-kayu hanyutan banjir bandang tersebut dibawa keluar dari wilayah itu.

"Khusus untuk kayu terbawa banjir bandang, kami sejak awal melarang dibawa keluar dari Kabupaten Aceh Timur. Kayu tersebut kami arahkan untuk dimanfaatkan masyarakat membangun fasilitas publik," katanya.

Menurut Bupati, kayu-kayu tersebut dapat digunakan untuk pembangunan masjid maupun meunasah. Kayu-kayu tersebut juga dapat digunakan untuk pembangunan hunian masyarakat terdampak bencana.

"Kayu hanyutan tersebut kami diarahkan untuk kebutuhan warga, seperti pembangunan meunasah, huntara, atau pembangunan lainnya sifatnya mendesak untuk kebutuhan warga terdampak banjir," kata Bupati Iskandar.

Ia menyebutkan kayu hanyutan banjir bandang tersebut menumpuk di sejumlah kecamatan antara lain Kecamatan simpang jernih, Kecamatan Serbajadi, dan Kecamatan Pante Bidari.

Untuk kubikasi kayu tersebut, ia mengakui tidak bisa memastikan berapa banyaknya. Sebab lokasi kayu hanyutan banjir bandang tersebar di sejumlah wilayah terdampak banjir.

"Intinya, kayu-kayu tersebut dilarang dibawa keluar daerah dan diarahkan untuk pemanfaatan kebutuhan masyarakat terdampak bencana," ucap Iskandar Usman Al-Farlaky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.