Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Kantong Limbah Minyak Hitam Ganggu Aktivitas Nelayan dan Cemari Pariwisata di Bintan

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 19:25 WIB | Oleh:

Ia turut menyampaikan kendala yang dihadapi PLP Tanjung Uban dalam hal patroli pengawasan rutin terhadap aktivitas kapal-kapal yang melintasi perairan Indonesia.

Menurutnya kapal-kapal itu diduga sengaja memanfaatkan momentum musim angin utara untuk membuang limbah minyak sembarangan di laut.

"Saat ini tinggi gelombang capai tiga meter, kapal pengawasan PLP sulit menembus zona itu. Makanya, kita butuh armada yang lebih memadai untuk patroli di segala kondisi cuaca," ucap Alfaizul. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.