Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Banyumas Konsisten Wujudkan Pengelolaan Sampah Terpadu

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Banyumas Konsisten Wujudkan Pengelolaan Sampah Terpadu Doc: ANTARA
Ket. Direktur Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU Prasetyo memberikan sambutan pada Peluncuran RDF dan Recycling Center Kabupaten Banyumas di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026).

BANYUMAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menilai Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, konsisten mewujudkan pengelolaan sampah terpadu dari hulu hingga hilir melalui pengembangan fasilitas refuse, derived, fuel (RDF) dan recycling center.

Saat memberikan sambutan pada Peluncuran RDF dan Recycling Center Kabupaten Banyumas di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Selasa (03/2), Direktur Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Prasetyo, mengatakan persoalan persampahan saat ini telah menjadi isu strategis nasional dan mendapat perhatian serius pemerintah.

Dia mengatakan hal tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

"Presiden Republik Indonesia telah menegaskan bahwa sampah merupakan isu nasional. Apa yang diharapkan tersebut telah dijawab oleh Kabupaten Banyumas melalui peresmian RDF dan recycling center ini," katanya.

Ia mengatakan kebijakan nasional menargetkan peningkatan cakupan pelayanan persampahan sekaligus penguatan sistem pengelolaan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Menurut dia, upaya tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendukung pemerintah daerah menangani persoalan sampah.

Dalam hal ini, kata dia, penguatan pengelolaan sampah di sisi hulu dilakukan melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengurangi sampah.

Sementara pada sisi tengah, lanjut dia, pemerintah mendorong penambahan fasilitas pengolahan sampah seperti TPST dan TPS3R (reduce, reuse, recycle).

"Di sisi hilir, pemerintah juga mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah, termasuk waste to energy (pengolahan sampah menjadi energi) bagi daerah dengan timbulan sampah lebih dari 1.000 ton per hari," katanya.

Ia mengatakan Kabupaten Banyumas telah menerapkan pengolahan sampah berbasis RDF sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah sekaligus peningkatan nilai tambah, dengan mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

Menurut dia, Kementerian PU telah memfasilitasi pembangunan enam TPST di Kabupaten Banyumas, termasuk TPST Sokaraja Kulon, serta empat fasilitas pemrosesan akhir berbasis lingkungan dan edukasi sejak 2020.

Bahkan pada tahun 2024, kata dia, pemerintah pusat juga membangun tiga unit TPS3R di wilayah tersebut.

"Fasilitas yang telah dibangun sampai saat ini difungsikan dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas," katanya.

Ke depan, kata dia, Kementerian PU berencana kembali mendukung Banyumas melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2026 untuk optimalisasi TPST maupun tempat pemrosesan akhir berbasis lingkungan dan edukasi, baik berupa pembangunan fisik maupun penyediaan peralatan dan alat berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.