Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Imlek dan Ramadhan, Pemkot Surabaya Gaspol Gelar Pasar Murah

📅 Senin, 02 Feb 2026, 21:46 WIB | Oleh:
Jelang Imlek dan Ramadhan, Pemkot Surabaya Gaspol Gelar Pasar Murah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Surabaya
Ket. Arsip-Pemantauan harga kebutuhan pokok di Surabaya.

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menggelar pasar murah menjelang Imlek 2026 dan Ramadhan 1447 Hijriah sebagai langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya Mia Santi Dewi di Surabaya, Senin, mengatakan, pihaknya saat ini terus memperkuat upaya pengendalian harga bahan pokok menjelang perayaan Imlek dan awal Ramadhan 1447 H.

"Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah meningkatkan intensitas pelaksanaan pasar murah agar masyarakat tetap dapat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau," ujarnya.

Ia mengatakan pada bulan Ramadhan kegiatan pasar murah digelar lebih masif dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dengan mencakup 31 kecamatan.

"Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan daya beli masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru harga sejumlah komoditas utama di pasar-pasar Surabaya per 2 Februari 2026 secara umum masih relatif stabil.

"Untuk komoditas beras, harga beras premium Rp15.416 per kilogram dan tidak mengalami perubahan, sementara beras medium mengalami penyesuaian tipis menjadi Rp12.750 per kilogram," ujarnya.

Harga gula kristal putih terpantau stabil di kisaran Rp16.833 per kilogram dan harga minyak goreng curah masih berada di harga Rp19.916 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium mengalami pergerakan harga ringan menjadi Rp18.500 per liter dan Minyakita Rp16.966 per liter.

Mia menjelaskan sejumlah komoditas yang kini menjadi perhatian utama adalah cabai. Harga cabai rawit merah tercatat Rp61.166 per kilogram.

Sementara cabai merah keriting dan cabai merah, masing-masing menjadi Rp30.166 per kilogram dan Rp26.500 per kilogram.

Ia menegaskan hingga awal Februari 2026, fluktuasi harga cabai masih dalam batas wajar, dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan akibat faktor cuaca di musim penghujan, serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Imlek dan persiapan Ramadhan.

"Kami terus berkoordinasi dengan petani petani dan gapoktan (gabungan kelompok tani) di daerah penghasil, untuk memastikan distribusi ke Surabaya tetap berjalan lancar," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.