Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Anjlok 5,31 Persen, Tertekan Saham-saham yang Terpengaruh MSCI

📅 Senin, 02 Feb 2026, 13:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Anjlok 5,31 Persen, Tertekan Saham-saham yang Terpengaruh MSCI Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I hari Senin (2/2), ditutup melemah signifikan tertekan oleh saham-saham yang terpengaruh oleh kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

IHSG perdagangan sesi I ditutup melemah 442,44 poin atau 5,31 persen ke posisi 7.887,16. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 33,16 poin atau 3,98 persen ke posisi 800,37.

“IHSG melemah, tetapi saham-saham dengan fundamental bagus malah menguat atau diakumulasi. Pelemahan saham terkonsentrasi pada saham-saham yang terpengaruh kebijakan MSCI dan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan Percepatan Reformasi Integritas,” ujar Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal Hans Kwee saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Hans memperkirakan pelaku pasar ritel tengah melakukan Market Detox dan melakukan penjualan, karena mengantisipasi risiko pada saham-saham yang terimbas kebijakan MSCI dan perbaikan cepat yang akan dilakukan oleh OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO).

“Sebaiknya pelaku pasar ritel jangan panik, dan melakukan akumulasi pada saham-saham yang berfundamental bagus,” ujar Hans.

Pada penutupan perdagangan sesi I hari Senin, frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.080.849 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,35 miliar lembar saham senilai Rp18,94 triliun. Sebanyak 65 saham naik, 715 saham menurun, dan 33 tidak bergerak nilainya.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau semua sektor melemah yaitu dipimpin sektor barang baku yang turun paling dalam sebesar 11,12 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor energi yang masing-masing turun sebesar 7,95 persen dan 7,88 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SOHO, INTD NZIA, NICK dan SWID. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ENRG, GTSI, MDKA, ARCI, dan BUVA.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:08 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:08 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:08 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.