Legislator Minta Jangan Ada Jalan Rusak Saat Musim Mudik Lebaran
📅 Minggu, 01 Feb 2026, 15:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Saadatuddaraen
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR, Sudjatmiko, meminta pemerintah segera mempersiapkan program Mudik Lebaran 2026 secara matang dan menyeluruh. Menurut dia, hal ini penting untuk memastikan keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat selama berlangsungnya arus mudik dan balik.
Legislator Fraksi PKB itu menegaskan salah satu fokus utama persiapan mudik adalah preservasi jalan nasional serta jalan tol. Menurut dia, proses perbaikan jalan tersebut harus diselesaikan secara cepat dan tepat waktu menjelang puncak arus mudik 2026.
"Pemerintah harus memastikan tidak ada jalan rusak yang dapat membahayakan pengguna jalan," ujar dia, Minggu (1/2). "Preservasi jalan harus dikerjakan secara cepat agar hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat."
Selain jalan nasional, Sudjatmiko juga menyoroti kesiapan ruas jalan tol. Menurut dia, pengelola jalan tol memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran mudik Lebaran.
Di satu sisi, Sudjatmiko mengapresiasi PT Jasa Marga yang berencana menyiapkan empat ruas jalan tol fungsional. Sehingga masyarakat dapat menggunakannya tanpa dipungut biaya alias gratis selama periode mudik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Langkah ini patut diapresiasi karena akan membantu mengurai kepadatan lalu lintas," ujar dia. Ini sekaligus memberikan alternatif jalur bagi pemudik.
Salah satu jalan tol yang akan dioperasikan secara fungsional adalah ruas Yogyakarta-Bawen. Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, sebelumnya meninjau jalan tol tersebut pada Jumat (23/1) lalu. Tujuannya untuk persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Menurut dia, tol fungsional Yogyakata–Bawen diharapkan mampu memecah kepadatan arus kendaraan dari Jakarta atau Semarang menuju Solo atau Yogyakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agus menambahkan arus kendaraan dari Semarang menuju Solo dan Yogyakarta nantinya dapat dialihkan melalui tol fungsional maupun jalur arteri. Dengan, pengaturan situasional seperti alih arus, one way, hingga contraflow jika diperlukan.
"Dengan adanya tol fungsional ini, bangkitan arus bisa terurai," ujar dia.
Kemudian rekayasa lalu lintas dapat diterapkan lebih efektif.
Dirut Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan progres pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Bawen–Ambarawa telahmencapai 90 persen. Menurut dia, jalan tol ini siap difungsionalkan saat momen Mudik Lebaran 2026.
"Konstruksi elevasi sudah selesai," ujar dia.
Rivan mengatakan sisa pekerjaan masih bisa dikejar sehingga tol ini siap digunakan secara fungsional. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!