Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sempat Viral, Pelaku Tawuran Disertai Curanmor di Karawang Ditangkap

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Sempat Viral, Pelaku Tawuran Disertai Curanmor di Karawang Ditangkap Doc: antara foto
Ket. Pelaku tawuran di Karawang, Jabar.

KARAWANG - Aparat Resmob Jatanras Satreskrim Polres Karawang mengungkap kasus tawuran yang disertai pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penganiayaan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang sempat viral di media sosial.

"Menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait video viral aksi kelompok remaja bersenjata tajam di wilayah Klari, petugas langsung melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, satu orang pelaku berhasil kami tangkap," kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan di Karawang, Selasa (16/6).

Pelaku yang diamankan berinisial AHS (21), warga Dusun Krajan II, Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

AHS ditangkap pada Jumat (12/6) sekitar pukul 14.30 WIB di Kantor Security Mall KCP Karawang.

"Saat diinterogasi petugas, AHS mengakui seluruh perbuatannya. Yang bersangkutan juga mengakui dirinya membawa celurit saat aksi penyerangan yang dilakukan bersama rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran," kata Cep.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan saat melakukan penyerangan terhadap korban.

Saat ini, AHS beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Karawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga masih melakukan pengembangan guna memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

Berdasarkan data kepolisian, peristiwa tawuran yang disertai curanmor dan penganiayaan itu terjadi di depan sebuah warung Madura di Dusun Cirejag, Desa Blendung, Kecamatan Klari, Karawang, pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 03.30 WIB.

Peristiwa bermula saat dua remaja sedang berada di depan warung tersebut. Tidak lama kemudian, datang sekelompok pemuda bermotor yang diduga hendak melakukan tawuran.

Namun, kelompok tersebut salah mengenali identitas kedua remaja itu dan mengira mereka merupakan anggota kelompok lawan yang sedang dicari.

"Kedua korban yang tidak mengetahui apa-apa langsung menjadi sasaran intimidasi dan pemukulan. Dalam rekaman CCTV terlihat beberapa pelaku membawa senjata tajam saat melakukan penyerangan," kata Cep.

Situasi sempat memanas ketika salah satu korban berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam warung Madura. Pedagang yang berada di lokasi sempat berteriak melarang kelompok tersebut masuk ke dalam tokonya.

Meski gagal mengejar korban yang bersembunyi di dalam warung, kelompok pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik kedua korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Carrick Kecewa MU Gagal Men...

Liga Wanita Indonesia Resmi Dibuka

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Liga Wanita Indonesia Resmi...
Luar Negeri
Aktivitas Olahraga Warga Si...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.