Lebih dari 120 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri dan Kontak Senjata antara Militan dan Militer Pakistan
📅 Minggu, 01 Feb 2026, 16:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSerangan terhadap pos-pos keamanan di distrik Balincha, Tump, dan Kharan berhasil digagalkan, sementara di Pasni dan Gwadar, pemberontak berupaya menculik penumpang yang bepergian dengan bus di sepanjang jalan raya, kata polisi.
BLA dilarang di Pakistan dan ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS. Kelompok ini berada di balik banyak serangan dalam beberapa tahun terakhir , dan Pakistan mengatakan kelompok tersebut mendapat dukungan dari India, tuduhan yang dibantah oleh New Delhi.
Pakistan telah berulang kali menyatakan bahwa separatis Baloch, Taliban Pakistan, dan militan lainnya menggunakan wilayah Afghanistan untuk melancarkan serangan di dalam Pakistan. Kabul membantah klaim tersebut.
Abdullah Khan, direktur pelaksana Institut Studi Konflik dan Keamanan Pakistan yang berbasis di Islamabad, mengatakan kepada Associated Press bahwa "para teroris yang terkait dengan BLA atau kelompok lain belum pernah tewas dalam jumlah sebesar itu dalam satu hari" di Balochistan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelompok separatis Baloch dan Taliban Pakistan, yang dikenal sebagai Tehrik-e-Taliban Pakistan, atau TTP, telah meningkatkan serangan di Pakistan dalam beberapa bulan terakhir. TTP adalah kelompok terpisah tetapi bersekutu dengan Taliban Afghanistan, yang kembali berkuasa pada Agustus 2021.
Balochistan telah lama menjadi lokasi pemberontakan oleh kelompok-kelompok separatis yang berupaya meraih kemerdekaan dari pemerintah pusat Pakistan di Islamabad.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!