Bukan Bom, Polisi Pastikan Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya dari LPG Rumah Makan Nasi Tempong
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 11:28 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Ledakan terjadi di kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10) sekitar pukul 07.42 WIB. Polisi menyebut sumber ledakan diduga berasal dari tabung elpiji 50 kilogram Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan kandungan berbahan dan berbau peledak. Sehingga dugaan kuat penyebabnya ledakan gas elpiji 50 kilogram di dalam ruko.
“Sehingga kemungkinan besar dari keterangan saksi-saksi yang ada juga menyatakan diduga keras dari kebocoran gas tersebut,” ujar dia.
Kapolsek Mulyorejo Kompol Subadri juga mengatakan, ledakan terjadi ketika aktivitas memasak di rumah makan tersebut baru dimulai. Insiden dipicu kebocoran pada selang dari salah satu dati tiga tabung LPG di lokasi kejadian.
Menurut keterangan awal dari pekerja, kebocoran gas sempat membuat alarm peringatan berbunyi. Namun, kondisi tersebut berkembang hingga menyebabkan ledakan dan membuat sejumlah pekerja mengalami luka bakar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dugaan sementara kebocoran terjadi pada salah satu tabung dan kemudian berdampak pada dua tabung lainnya."
Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan, ledakan juga menyebabkan kerusakan pada bagian depan sejumlah ruko di sekitar lokasi. Polisi sementara mencatat lima orang mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Akibat ledakan ini, total ada 41 bangunan rusak ringan dan berat, dengan mayoritas kaca pecah.
“Rusak parah 5 ruko, kemudian 15 itu rumah yang di belakang (rusak ringan),” ungkapnya.
Luthfie menyebut polisi belum mengarah ke pemeriksaan saksi soal kejadian ini, masih fokus penanganan tempat kejadian perkara (TKP) dan korban luka.
Para korban sempat mendapat perawatan di RS Haji Surabaya dan RS Mitra Keluarga Kenjeran. Informasi berikutnya dari Command Center Kota Surabaya menyebut seluruh korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Petugas masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebab teknis ledakan, memetakan tingkat kerusakan bangunan, serta memperbarui informasi mengenai kondisi para korban.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!