Penantian Panjang Berakhir, 4 Desa di Kutai Timur Akhirnya Merdeka Listrik 24 Jam
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 20:05 WIB | Oleh: AlfredKUTAI TIMUR - Empat desa di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, resmi menikmati aliran listrik 24 jam penuh setelah menanti selama puluhan tahun untuk mengembangkan aktivitas ekonomi yang sebelumnya terbatas akibat layanan listrik yang minim.
Empat desa tersebut adalah Mugi Rahayu, Beno Harapan, Mawai Indah dan Himba Lestari. Keempatnya sebelumnya menghadapi keterbatasan pasokan tenaga listrik. Namun kini mendapatkan layanan listrik sepanjang hari setelah masyarakat menanti layanan listrik secara penuh selama puluhan tahun.
"Masuknya listrik 24 jam tidak hanya menghadirkan penerangan bagi warga, tapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya berbagai kegiatan produktif, mulai usaha rumah tangga, perdagangan, pengolahan hasil pertanian hingga kegiatan ekonomi lain," ujar Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman di Sangatta, Selasa (6/10).
Ia juga mengatakan bahwa ketersediaan listrik menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan, sekaligus untuk meningkatkan produktivitas masyarakat di wilayah perdesaan.
Dengan adanya pasokan listrik yang lebih stabil maka masyarakat memiliki kesempatan memanfaatkan berbagai peralatan elektronik untuk menunjang kegiatan usaha. Bahkan aktivitas ekonomi juga dapat berlangsung lebih lama, sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha di desa.
Bagi masyarakat Batu Ampar, hadirnya listrik 24 jam sejak Senin (5/10), sekaligus untuk mengakhiri ketergantungan terhadap sumber penerangan mandiri yang selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pada malam hari, sehingga biaya pembelian BBM untuk listrik mandiri bisa digunakan untuk tambahan modal usaha.
Kondisi tersebut sebelumnya membuat sebagian aktivitas masyarakat harus menyesuaikan dengan keterbatasan waktu dan biaya penyediaan energi.
Selain sektor ekonomi, akses listrik penuh waktu juga mendukung kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat, sehingga anak-anak dapat belajar pada malam hari dengan penerangan yang lebih memadai, sementara warga memiliki keleluasaan menjalankan aktivitas keluarga maupun kemasyarakatan.
Pemerintah daerah pun terus mendorong perluasan akses listrik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar hingga ke wilayah perdesaan.
"Cakupan layanan listrik di Kutai Timur terus mengalami peningkatan. Perluasan jaringan listrik diharapkan tidak hanya meningkatkan rasio elektrifikasi, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!