Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Camat Kebayoran Lama Batasi Penggunaan Petasan Maksimal Jam 8 Malam

📅 Selasa, 06 Okt 2026, 20:12 WIB | Oleh:
Camat Kebayoran Lama Batasi Penggunaan Petasan Maksimal Jam 8 Malam Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Koordinasi keagamaan terkait penggunaan petasan dan kembang api saat Maulid Nabi hingga mengganggu warga dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

JAKARTA - Camat Kebayoran Lama Mustopa meminta penggunaan petasan dan kembang api dalam kegiatan keagamaan dibatasi maksimal hingga pukul 20.00 WIB dengan durasi singkat. 

"Kegiatan keagamaan tetap ada sebagai salah satu syiar. Tapi kalau menggunakan kembang api atau petasan, waktunya tidak sampai seperti yang kemarin, sampai tengah malam," kata Mustopa dalam rapat koordinasi keagamaan di Kantor Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (6/10).

Mustopa mengatakan penggunaan petasan atau kembang api dapat dilakukan setelah shalat Isya dengan durasi singkat.

"Paling tidak antara habis Isya, jam 20.00 WIB, lima menit cukuplah," ujarnya.

Sebagai gantinya, Mustopa mendorong agar kegiatan keagamaan lebih banyak diisi dengan kegiatan syiar seperti selawat.

Ia mengatakan pembatasan tersebut menjadi bagian dari evaluasi setelah muncul keluhan warga terkait suara petasan dan kembang api dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung hingga larut malam.

Dengan demikian, ditegaskan kejadian yang sempat viral terkait kegiatan keagamaan di Jalan Kramat II, Kelurahan Pondok Pinang, bukan merupakan persoalan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), melainkan berkaitan dengan waktu pelaksanaan kegiatan yang mengganggu kenyamanan warga.

Kejadian tersebut berawal dari keluarga yang sedang menggelar pengajian sekaligus haul dari almarhum keluarga mereka, bertepatan dengan pelaksanaan acara Maulid Nabi di kawasan Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (3/10) malam.

Dalam perayaan Maulid Nabi itu, petasan diketahui dinyalakan berulang kali hingga sekitar pukul 01.00 WIB, sehingga mengganggu waktu istirahat warga sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Nasional
DPR Sahkan RUU Satu Data In...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.