Trump Tarik Ancaman Soal Greenland, Denmark Mulai Bicara Teknis di Washington
📅 Kamis, 29 Jan 2026, 17:50 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSebagai bagian dari pendekatan kompromi dengan Washington, NATO disebut akan meningkatkan aktivitas militernya di kawasan Arktik. Langkah ini dipandang sebagai strategi untuk menjaga stabilitas keamanan regional sekaligus memperkuat pengaruh Barat di wilayah kutub utara.
Selain itu, Denmark dan Greenland juga membuka peluang untuk meninjau ulang perjanjian pertahanan tahun 1951 yang mengatur penempatan pasukan Amerika Serikat di Greenland. Evaluasi ini dilakukan untuk menyesuaikan kondisi geopolitik dan tantangan keamanan terkini.
Perjanjian lama tersebut selama puluhan tahun menjadi dasar kehadiran militer AS di wilayah Arktik Denmark. Dengan situasi global yang semakin dinamis, kedua negara menilai pembaruan kesepakatan perlu dibahas secara lebih komprehensif.
Pengamat menilai pembicaraan teknis ini menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan diplomatik yang sempat memanas. Dialog terbuka dinilai dapat mencegah eskalasi konflik sekaligus menjaga hubungan strategis antara Eropa dan Amerika Serikat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski optimisme mulai muncul, proses negosiasi masih diprediksi berjalan panjang dan penuh kompromi. Denmark menegaskan tetap mengedepankan kepentingan nasional dan prinsip kedaulatan wilayah dalam setiap tahapan pembahasan.
Dengan dibukanya kembali jalur komunikasi resmi, isu Greenland kini bergerak dari fase konfrontasi menuju fase diplomasi. Pemerintah Denmark berharap pembicaraan ini dapat menghasilkan solusi jangka panjang yang stabil bagi keamanan kawasan Arktik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!