Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Normalisasi Ciliwung 2026: Pemprov DKI Jakarta Bebaskan 133 Bidang Tanah di Jakarta Timur

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 11:10 WIB | Oleh:

Terkait warga terdampak, Pramono memastikan pendekatan yang digunakan adalah ganti rugi. Pemprov DKI Jakarta juga membuka opsi hunian alternatif bagi warga yang ingin pindah ke rumah susun milik pemerintah daerah.

"Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada persoalan berarti di lapangan. Ini berkat koordinasi dan kerja sama yang sangat baik," jelas Pramono.

Normalisasi Kali Ciliwung sendiri dibagi menjadi dua segmen utama. Segmen pertama membentang dari Pintu Air Manggarai hingga Jalan MT Haryono.

Panjang sungai pada segmen pertama mencapai sekitar 7,01 kilometer. Pada segmen ini direncanakan pembangunan tanggul sepanjang 14,99 kilometer.

Hingga saat ini, realisasi pembangunan tanggul di segmen pertama telah mencapai sekitar 8,24 kilometer. Progres tersebut terus dikebut agar kapasitas aliran sungai meningkat.

Segmen kedua membentang dari Jalan MT Haryono hingga Jalan TB Simatupang. Panjang sungai pada segmen ini mencapai sekitar 12,89 kilometer.

Pada segmen kedua, pembangunan tanggul direncanakan sepanjang 18,70 kilometer. Realisasi yang telah tercapai sejauh ini berada di angka sekitar 8,90 kilometer.

Jika digabungkan, total rencana pembangunan tanggul di sepanjang Kali Ciliwung mencapai 33,69 kilometer. Dari target tersebut, realisasi yang sudah terbangun mencapai sekitar 17,14 kilometer.

Pemprov DKI Jakarta menargetkan percepatan proyek ini agar dampak perlindungan banjir bisa segera dirasakan masyarakat. Normalisasi Ciliwung diproyeksikan mampu mengurangi debit air saat hujan ekstrem.

Pramono menegaskan proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Menurutnya, normalisasi sungai menjadi fondasi penting untuk menciptakan Jakarta yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim.

Dengan kelanjutan pembebasan lahan dan pembangunan tanggul, Pemprov DKI Jakarta berharap sistem pengendalian banjir semakin terintegrasi. Pemerintah daerah menargetkan risiko genangan besar bisa ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.