Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Ramadan, Stok Pangan Diawasi Ketat, Penimbun Siap-Siap Disanksi

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jelang Ramadan, Stok Pangan Diawasi Ketat, Penimbun Siap-Siap Disanksi Doc: ANTARA/AULIYA RAHMAN
Ket. Stabilisasi Harga - Pelaku Usaha Pangan Jangan Timbun Stok

JAKARTA – Pelaku usaha sektor pangan jangan menimbun stok karena berpotensi mengganggu stabilitas pasokan sehingga memicu lonjakan harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Pada periode dengan permintaan tinggi, distribusi yang tersendat akibat spekulasi pasokan dapat memperlebar tekanan inflasi pangan dan menurunkan daya beli masyarakat.

Karena itu, kepatuhan pelaku usaha terhadap prinsip distribusi yang wajar menjadi kunci menjaga keseimbangan pasar sekaligus memastikan ketahanan pangan tetap terjaga selama momentum konsumsi meningkat.

Direktur Jenderal Perkebunan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyatakan pemerintah telah melakukan langkah pengendalian harga telur dan daging ayam menjelang Ramadan dan Idulfitri dengan meminta produsen dan distributor memastikan kecukupan pasokan serta tidak melakukan penimbunan stok. Kementan juga menginstruksikan dinas daerah untuk memperketat pengawasan ketersediaan dan harga, serta mengambil tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang terbukti menahan pasokan.

"Kami juga meminta agar produsen dan distributor tidak melakukan penimbunan stok," urai Agung di Jakarta, Rabu (28/1).

Pemerintah secara kolaboratif menyiapkan stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri dengan meminta pelaku usaha mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) serta harga acuan di tingkat produsen dan konsumen (HAP). Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan pengawasan akan diperketat melalui pembentukan Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan 2026 yang akan segera bergerak untuk mencegah pelanggaran selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri.

"Selanjutnya pemerintah juga akan meningkatkan pengawasan di seluruh wilayah Indonesia. Menyongsong Ramadan bulan depan, telah kita bentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Nah minggu depan, Satgas Saber ini akan sama-sama bergerak," kata Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Dinkes Tangsel Berhasil Per...
Rona
Malam Ini Maliq & D'Essenti...
Nasional
Kemenkes Catat Puluhan Ribu...

Kemenkes Targetkan Nol Kematian DBD pada 2030

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Targetkan Nol Kema...
Ekonomi
PT KAI Angkut 26,49 Juta To...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.