Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Permainan Tradisional Upaya Detoks Gawai Anak

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Permainan Tradisional Upaya Detoks Gawai Anak Doc: Antara
Ket. Ketua TP PKK Situbondo, Jawa Timur, Husna Laili memberikan contoh kepada anak-anak lompat tali karet dalam agenda Festival Permainan Tradisional di Alun Alun Situbondo. Selasa (18/8/2026).

Situbondo - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menghidupkan kembali permainan tradisional untuk melatih kebersamaan dan juga sebagai bagian dari detoks gawai untuk anak-anak yang dikemas dalam Festival Permainan Tradisional.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, mengenalkan beragam permainan tradisional ini penting dan patut dilestarikan selain sebagai khazanah kebudayaan juga menjadi edukasi efektif melatih kebersamaan.

"Pada puncak Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-208 kami memutuskan untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak dan pelestarian permainan tradisional," kata Bupati Rio usai membuka Festival Permainan Tradisional di Alun-Alun Situbondo, Selasa.

Dengan mengenalkan aneka permainan tradisional kepada anak-anak, lanjut dia, diharapkan menjadi alternatif dari permainan modern yang berbasis gawai.

Menghidupkan kembali permainan tradisional, kata Rio, menjadi strategi pemerintah daerah setempat mengurangi ketergantungan anak-anak bermain perangkat mobile yang dapat mempengaruhi gaya bersosialisasi dan juga menimbulkan gaya hidup kurang sehat.

"Jadi, ke depan harapan kami permainan tradisional bukan lagi perlombaan, tapi menjadi pilihan utama masyarakat, dan anak-anak mengurangi bermain gawai. Kami juga telah membuat kebijakan tersebut di sekolah-sekolah," kata Bupati Rio.

Dia menambahkan, permainan tradisional akan menumbuhkan sikap saling peduli, mengingat dalam permainan tradisional anak-anak saling komunikasi, berbeda dengan gawai kerap membuat anak-anak acuh dengan lingkungannya.

Dari pantauan, kegiatan Festival Permainan Tradisional diikuti ribuan siswa sekolah dasar dan didampingi guru sekolah masing-masing. Anak-anak tersebut bermain aneka permainan tradisional, seperti egrang bambu, balap karung, congklak, dan lain sebagainya.

Pembukaan permainan tradisional juga dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Situbondo Husna Laili, yang juga memberi contoh permainan lompat tali untaian karet gelang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Luar Negeri
Air Makin Langka, Inggris R...
Penutupan Pendakian Gunung Gede Ditambah selama Dua Pekan Usai Kebakaran

Penutupan Pendakian Gunung Gede Ditambah selama Dua Pekan Usai Kebakaran

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.