Harga Emas Melambung Tinggi, Perak Mulai Diburu
📅 Kamis, 29 Jan 2026, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
HONG KONG - Harga emas melonjak ke rekor tertinggi lebih dari $5.588 per ons pada hari Kamis (29/1) karena investor mencari tempat aman untuk menempatkan uang mereka di tengah meningkatnya kegelisahan atas meningkatnya gejolak global yang dipicu oleh kebijakan AS.
Perak juga mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di atas $119 per ons, dan naik lebih dari 60 persen tahun ini, setelah melonjak lebih dari 140 persen pada tahun 2025.
Warga Hong Kong yang berharap mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga logam mulia membeli batangan perak sebagai alternatif emas yang menurut mereka telah menjadi "terlalu mahal" setelah mencapai rekor tertinggi.
Setelah sebuah toko logam mulia di distrik bisnis pusat Hong Kong mengumumkan bahwa ratusan batangan perak telah terjual habis pada hari Rabu, bisikan kekecewaan terdengar di antara antrean yang menunggu.
Meskipun meningkatkan pasokannya untuk memenuhi permintaan yang kuat, toko tersebut melihat ratusan batangan terjual habis hanya dalam waktu lebih dari satu jam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pensiunan Ken Wong, 65 tahun, mulai antre di toko logam mulia Lee Cheong sekitar pukul 5 pagi dan berhasil membeli lima batangan.
Dia mengatakan kepada AFP bahwa membeli perak memberinya kesempatan untuk berinvestasi dalam aset safe-haven yang cepat naik harganya, sedangkan emas telah menjadi "terlalu mahal".
Wong mengatakan berkat kebijakan Presiden AS Donald Trump yang berubah-ubah, ia dan banyak orang lain memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari harga logam mulia yang melambung tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tempat lain, Meran Jawad, warga Pakistan, mengantre di luar toko pedagang sejak sekitar pukul 6 pagi untuk membeli batangan perak, yang persediaannya terbatas.
"Jika Anda memiliki perak atau emas, itu akan baik untuk kekayaan," kata kurir berusia 38 tahun itu kepada AFP, dan dampak geopolitik yang dibawa oleh Trump mempengaruhi "situasi setiap orang".
"Semuanya mahal," katanya. Gaji mereka tidak meningkat, sementara biaya hidup terus naik.
Pengamanan yang Sebenarnya
Chen, seorang pengusaha perhiasan berusia 40 tahun yang berbasis di kota Shenzhen, Tiongkok selatan, mengatakan kepada AFP bahwa penjualan produksi perak perusahaannya bulan ini 10 kali lebih tinggi daripada bulan November.
Perusahaan yang mempekerjakan hampir 20 pekerja itu telah mengurangi stok perhiasan emasnya karena pesanan semakin beralih ke perak, terutama ke pedagang grosir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!