Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siap Dukung Teknologi AI, CGK Campus Hadir sebagai Data Center Hyperscale Terbesar di Indonesia

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 20:11 WIB | Oleh:
Siap Dukung Teknologi AI, CGK Campus Hadir sebagai Data Center Hyperscale Terbesar di Indonesia Doc: Digital Edge
Ket. Kawasan CGK Campus di Bekasi. Digital Edge resmi mengumumkan investasi 4,5 miliar dollar AS untuk pembangunan CGK Campus, pusat data hyperscale berbasis AI ini memiliki kapasitas awal 500MW dengan teknologi liquid cooling dan efisiensi energi tinggi (PUE 1,25) guna mendukung kebutuhan cloud dan AI masa depan di Indonesia.

JAKARTA – Digital Edge mengumumkan investasi sebesar 4,5 miliar dollar AS untuk membangun CGK Campus, pusat data hyperscale berbasis AI dengan kapasitas awal 500MW di GIIC Industrial Estate, Bekasi. Proyek ini menjadi investasi infrastruktur terbesar perusahaan dan mempertegas komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang pesat.

Permintaan kapasitas data center di Indonesia meningkat signifikan seiring pertumbuhan layanan digital, cloud, dan pemanfaatan AI di berbagai industri. Dengan potensi ekspansi hingga 1GW, CGK Campus dirancang untuk menjadi salah satu fasilitas hyperscale terbesar dan paling strategis di Indonesia.

Infrastruktur Hyperscale untuk untuk Kebutuhan AI dan Cloud Generasi Berikutnya

CGK Campus dirancang dengan standar efisiensi dan keberlanjutan tingkat tinggi, mulai dari target annualized PUE 1,25 yang menjadi salah satu terbaik di kelas hyperscale, penerapan teknologi direct‐to‐chip liquid cooling untuk mendukung beban kerja AI berintensitas tinggi, hingga penggunaan sistem daur ulang air dan integrasi energy terbarukan. Fasilitas ini juga mengusung arsitektur carrier‐neutral untuk memastikan fleksibilitas konektivitas dan akses ke ekosistem jaringan yang lebih luas.

Berlokasi kurang dari 15 km dari klaster data center utama di kawasan dan sekitar 40 km dari fasilitas data center EDGE1 dan EDGE2, lokasi kampus ini menawarkan konektivitas latensi rendah ke pusat bisnis Jakarta. Pembangunan dilakukan bertahap: gedung pertama siap beroperasi Q4 2026, diikuti gedung kedua Q1 2027 dan ketiga Q2 2027.

“CGK Campus adalah tonggak penting dalam strategi kami di Asia Pasifik dan menjadi investasi infrastruktur terbesar yang pernah kami lakukan,” kata John Freeman, CEO Digital Edge. “Langkah ini akan memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi lonjakan permintaan layanan digital, cloud, dan AI di tahun‐tahun mendatang.”

Menurut Stephanus Oscar, CEO Digital Edge Indonesia, kebutuhan infrastruktur digital nasional telah tumbuh lebih cepat dari ketersediaannya. “CGK Campus hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan kapasitas 500 MW yang berkelanjutan, siap untuk deployment hyperscale dan AI dalam skala besar,” ujarnya.

Kampus ini akan ditopang oleh jaringan fiber dan infrastruktur Indonet, anak perusahaan Digital Edge di Indonesia. “Infrastruktur kami menjadi fondasi konektivitas CGK Campus,” ujar Andy Rigoli, CEO Indonet. “Seluruh rute baru ke GIIC dibangun sepenuhnya di bawah tanah untuk meningkatkan keandalan dan ketahanan jaringan. Didukung perangkat berstandar tinggi dan pemantauan canggih, integrasi ini memastikan solusi carrier‐neutral yang siap memenuhi kebutuhan hyperscale dan enterprise.”

Dengan dukungan konektivitas yang kuat dan desain yang berkelanjutan, CGK Campus menegaskan langkah Digital Edge dalam membangun fondasi digital masa depan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.