Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelola Bandung Zoo, Pemkot Bandung Kerja Sama dengan Ragunan dan KBS

📅 Senin, 08 Sep 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Kelola Bandung Zoo, Pemkot Bandung Kerja Sama dengan Ragunan dan KBS Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (8/9).

KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Kebun Binatang Ragunan Jakarta dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dalam rangka pengelolaan kesejahteraan satwa di Bandung Zoo.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan langkah tersebut untuk menangani kesehatan dan asupan gizi satwa di Bandung Zoo selama masa penutupan akibat sengketa pengelolaan.

“Kita akan bekerja sama dengan Ragunan dan juga dengan Kebun Binatang Surabaya, khususnya untuk pengelolaan kesejahteraan satwa,” kata dia di Bandung, Senin (8/9).

Ia mengatakan bentuk kerja sama itu masih menunggu perjanjian dari kedua lembaga konservasi tersebut.

Namun, ia memastikan Bandung Zoo tetap ditutup selama proses hukum terkait dengan pengelolaan lahan belum selesai.

“Bentuknya masih menunggu perjanjian selesai. Selama sengketa belum selesai, kita tidak akan buka dulu,” katanya.

Ia mengatakan kebutuhan pakan satwa saat ini masih menjadi tanggung jawab Yayasan Margasatwa Tamansari bersama Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan.

Ia memastikan seluruh hewan di Bandung Zoo dalam kondisi baik dan tetap mendapat perawatan selama penutupan.

“Pemberian pakan itu tanggung jawab yayasan dan Ditjen KSDAE. Saya tentu berharap hal ini bisa terus dijaga dalam rangka animal welfare,” ujarnya.

Farhan menyebut sejak 6 Agustus 2025 operasional Bandung Zoo resmi ditutup setelah adanya ketetapan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang menitipkan aset sitaan kepada Pemerintah Kota Bandung.

Ia menegaskan tidak ada pihak tanpa dasar hukum yang boleh mengambil keuntungan ekonomi di atas lahan milik Pemerintah Kota Bandung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.