Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Dilanda Suhu Udara Tinggi pada 2026

📅 Selasa, 23 Des 2025, 13:52 WIB | Oleh:
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Dilanda Suhu Udara Tinggi pada 2026 Doc: antara foto
Ket. Suhu udara tinggi diprakirakan bakal landa sejumlah wilayah di Tanah Air pada 2026.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan meski iklim nasional pada 2026 diprakirakan normal, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami suhu udara relatif tinggi.

Deputi Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers bertajuk "Climate Outlook 2026" di Jakarta, Selasa (23/12), mengatakan wilayah dengan suhu rata-rata tahunan di atas 28 derajat Celsius perlu mendapatkan perhatian khusus.

“Beberapa wilayah seperti Sumatera bagian selatan, Kalimantan Timur dan Tengah, pesisir utara Jawa, serta Papua Selatan, diprediksi tetap panas,” ucapnya.

Sementara itu, lanjut dia, wilayah dataran tinggi seperti Pegunungan Bukit Barisan, Latimojong, dan Jayawijaya, diperkirakan memiliki suhu lebih sejuk pada kisaran 19–22 derajat Celsius.

BMKG menilai variasi suhu tersebut dipengaruhi oleh kondisi topografi, kedekatan dengan laut, serta pola sirkulasi angin regional.

Ardhasena menyebut suhu yang relatif tinggi dapat berdampak pada kenyamanan termal masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan dan pesisir dan juga meningkatkan potensi kebakaran pada kawasan hutan dan lahan mineral, termasuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Untuk itu BMKG memperingatkan risiko gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan stres panas, hingga infeksi saluran pernapasan karena asap kebakaran tetap perlu diantisipasi, meski iklim berada pada kategori normal.

"Kami meminta pemerintah daerah (pemda) menyesuaikan kebijakan adaptasi iklim, terutama pada sektor kesehatan dan tata kota," kata Deputi Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.