Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bantul Percepat Pembangunan Gerai Kopdes di 10 Kelurahan untuk Perkuat Ekonomi Desa

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bantul Percepat Pembangunan Gerai Kopdes di 10 Kelurahan untuk Perkuat Ekonomi Desa Doc: Antara
Ket. Koperasi Desa Merah Putih di Kelurahan Bangunharjo, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta fokus menyelesaikan pembangunan gerai perlengkapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 10 kelurahan di daerah itu.

Kepala Dinas KUKMPP Kabupaten Bantul Prapta Nugraha di Bantul, Rabu (28/1), mengatakan secara umum para pengurus KDMP di 75 kelurahan se-Bantul sedang mempersiapkan lahan dan persyaratan teknis untuk membangun gerai perlengkapan kopdes.

"Namun saat ini kita masih fokus di 10 kelurahan, yang lain baru persiapan persyaratan teknis baik di sisi administratif termasuk pengajuan izin ke Gubernur untuk penggunaan lahan," katanya.

Pihaknya tidak hafal 10 kelurahan yang sudah siap dan proses pembangunan gerai perlengkapan kopdes tersebut, namun di antaranya di Kelurahan Tirtonirmolo Kasihan, Kelurahan Trimurti Srandakan dan Kelurahan Srigading Sanden.

"Jadi yang 10 kelurahan itu lahan sudah siap tinggal proses membangun saja, dan seluruh administrasi sudah proses, sudah diurus," katanya.

Prapta mengatakan DKUKMPP Kabupaten Bantul selaku instansi yang berwenang mengurusi kopdes bersama pihak terkait mendorong agar kelurahan sisanya segera mempersiapkan lahan termasuk hal-hal yang bersifat teknis dan administratif.

"Yang sisanya di 65 kelurahan masih dipersiapkan perizinan, tetapi kalau target kami tidak bisa menentukan," katanya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan sekarang ini pemerintah tengah kembali memberikan perhatian terhadap koperasi, terlebih dengan adanya misalnya Kopdes Merah Putih yang dibangun di tingkat kelurahan.

"Presiden menyampaikan pesan bahwa kita harus kembali ke ekonomi kerakyatan untuk menetralisir, atau mengurangi hegemoni dari bentuk-bentuk dan praktik ekonomi kapitalis yang monopolistik itu," katanya.

Dengan demikian, kata Bupati Halim, koperasi seharusnya diberikan ruang dan peluang yang lebih besar, dan sebagai satu prototipenya adalah Koperasi Desa Merah Putih.

"Dan koperasi-koperasi yang lain ini juga harus mendapat perhatian yang sama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.