Pakis, Rebung, dan Jalan Keluar Petani Lebak dari Kemiskinan
📅 Minggu, 25 Jan 2026, 21:55 WIB | Oleh: Tim PenulisBegitu itu juga penjualan rebung dengan banyak 30 plastik dan dijual Rp10 ribu/ plastik, bila dikalkulasikan menghasilkan pendapatan Rp300 ribu.
"Kami hampir setiap hari menjual daun pakis dan rebung bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata Sukatma.
Begitu juga petani lainnya di Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Saman (50) mengaku dirinya sudah berlangsung 20 tahun menjual daun pakis, daun singkong, daun kangkung, daun bayam hingga daun genjer, juga terkadang buah rambutan, manggis dan dukuh jika musim panen.
Komoditas pertanian itu, selain miliknya juga terkadang menampung dari petani lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, dirinya dijual ke tingkat pedagang pengecer di Pasar Kebayoran, Palmerah dan Ciputat menggunakan kendaraan colt mini.
"Kami bisa menghasilkan keuntungan relatif lumayan dan lepas dari kemiskinan," katanya menjelaskan.
Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki mengatakan pemerintah daerah mendorong petani agar mendongkrak hasil pertanian, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga ,sekaligus menghapuskan kemiskinan ekstrem.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apalagi, sekarang PT Kereta Api Indonesia menyediakan gerbong khusus untuk komoditas pertanian, sehingga bisa dipasarkan ke luar daerah.
"Kami minta petani mampu produksi komoditas pertanian dan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya menjelaskan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!