Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komnas HAM Dorong SUHAKAM Investigasi Penembakan WNI di Malaysia

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 15:51 WIB | Oleh:
Komnas HAM Dorong SUHAKAM Investigasi Penembakan WNI di Malaysia Doc: Antara
Ket. Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro.

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI akan berkoordinasi dengan Komisi HAM Malaysia (SUHAKAM) mengenai peristiwa penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) terhadap sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) di Tanjung Rhu, Selangor, Jumat (24/1).

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro menjelaskan bahwa koordinasi dengan SUHAKAM akan dilakukan secara bilateral maupun melalui Forum Institusi HAM Nasional se-Asia Tenggara (SEANF). Dalam hal ini, Komnas HAM RI merupakan Ketua SEANF periode 2024–2025, sementara SUHAKAM menjadi anggota.

"Komnas HAM membuka kemungkinan untuk melakukan koordinasi dengan SUHAKAM, baik secara bilateral maupun melalui SEANF, sesuai yurisdiksi dan kewenangan masing-masing," kata Atnike di Jakarta, Jumat (31/1), sebagaimana keterangan tertulisnya.

Komnas HAM, sambung Atnike, akan mendorong SUHAKAM untuk menginvestigasi peristiwa penembakan tersebut secara independen dan transparan, serta mendorong penegakan hukum yang berperspektif HAM.

Menurut dia, Komnas HAM dan SUHAKAM memiliki hubungan kerja sama yang baik selama ini. Kerja sama dilakukan dalam hal berbagi informasi dan praktik, baik mengenai kasus-kasus yang menjadi atensi maupun sedang ditangani oleh kedua lembaga.

Komnas HAM memberi atensi atas peristiwa yang merenggut nyawa satu orang warga negara Indonesia tersebut. Untuk itu, Komnas HAM telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Kuala Lumpur, dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Lebih lanjut Komnas HAM mendorong pemerintah Indonesia melakukan upaya perlindungan bagi para korban. Komnas juga meminta Pemerintah untuk memastikan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan HAM terhadap PMI secara keseluruhan.

Sebelumnya, APMM menembak sebuah kapal di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada hari Jumat (24/1) sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Penembakan itu menyebabkan satu WNI meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Jenazah korban tewas telah dipulangkan dan tiba di Riau, kampung halamannya, Rabu (29/1). Sementara itu, empat korban lainnya telah mendapatkan perawatan di rumah sakit, sebagaimana dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.