Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bandung Barat Tetapkan Status Darurat Bencana

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 14:17 WIB | Oleh:
Bupati Bandung Barat Tetapkan Status Darurat Bencana Doc: Instagram/@ritchieismail
Ket. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchi Ismail (tengah)

BANDUNG - Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchi Ismail, menetapkan status darurat bencana menyusul longsor dan banjir besar di wilayahnya. Keputusan tersebut diambil setelah bencana menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Sabtu (24/1).

Berdasarkan data terbaru dari posko darurat, bencana ini berdampak pada 37 kepala keluarga dengan total 114 warga terdampak. Hingga saat ini, 11 orang ditemukan meninggal dunia dan 23 warga berhasil selamat.

Sementara itu, sebanyak 79 orang masih diduga tertimbun material longsor. Tim gabungan terus melakukan pencarian meski dihadapkan pada kondisi medan yang sulit.

Seluruh korban selamat saat ini dievakuasi dan ditampung sementara di Kantor Desa Pasirlangu. Para pengungsi mendapatkan bantuan logistik serta penanganan medis dari petugas.

Jeje menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban. Dia menegaskan, pemerintah daerah memprioritaskan pencarian korban hilang serta pemenuhan kebutuhan warga yang mengungsi di posko darurat.

“Kami bersama tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa dan kecamatan, serta relawan terus berupaya maksimal melakukan pencarian dan penyelamatan,” ujar Jeje.

Dia mengungkapkan, tantangan utama di lapangan adalah kondisi medan yang berat dan struktur tanah yang tidak stabil. Demi menjaga keselamatan petugas dan relawan, operasi pencarian dihentikan sementara setiap kali hujan turun.

“Hujan yang turun memaksa kami menghentikan pencarian sementara. Keselamatan tim menjadi prioritas, terlebih potensi hujan tinggi diperkirakan masih berlangsung hingga Februari,” kata dia.

Menyikapi kondisi geografis Bandung Barat yang didominasi perbukitan dan lahan miring, Jeje menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah tersebut difokuskan pada penguatan mitigasi bencana di wilayah-wilayah rawan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.