Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Uni Eropa Ragukan 'Dewan Perdamaian' Bentukan Trump

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 08:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uni Eropa Ragukan 'Dewan Perdamaian' Bentukan Trump Doc: AP
Ket. ‘Dewan Perdamaian’ diresmikan oleh Presiden AS Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia (WEF), para pemimpin dari 19 negara menandatangani piagamnya.

BRUSSELS - Para pemimpin Eropa memiliki keraguan serius tentang ruang lingkup "Dewan Perdamaian" yang dibentuk Presiden Donald Trump. Namun mereka bekerja sama dengan AS dan badan yang baru didirikan di Gaza, kata kepala Uni Eropa Antonio Costa, Jumat (23/1).

"Kami memiliki keraguan serius tentang sejumlah elemen dalam piagam Dewan Perdamaian yang terkait dengan ruang lingkupnya, tata kelolanya, dan kesesuaiannya dengan Piagam PBB," kata presiden Dewan Eropa setelah pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa di Brussels.

"Kami siap untuk bekerja sama dengan AS dalam implementasi Rencana Perdamaian komprehensif untuk Gaza, dengan Dewan Perdamaian yang menjalankan misinya sebagai administrasi transisi."

Piagam pendirian badan Trump untuk menyelesaikan konflik internasional memiliki biaya keanggotaan tetap sebesar $1 miliar.

Meskipun awalnya dimaksudkan untuk mengawasi pembangunan kembali Gaza, piagam dewan tersebut tampaknya tidak membatasi perannya hanya pada wilayah Palestina dan tampaknya ingin menyaingi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan kepada wartawan setelah KTT tersebut bahwa negaranya "menolak" undangan untuk berpartisipasi dalam badan tersebut.

Trump meluncurkan Dewan Perdamaian baru di Forum Ekonomi Dunia di resor ski Swiss, Davos, pada hari Kamis (22/1), didampingi oleh para pemimpin dan pejabat dari 19 negara untuk menandatangani piagam pendiriannya.

Sekutu utama AS, termasuk Prancis dan Inggris, telah menyatakan keraguan.

London menyatakan keprihatinan tentang dimasukkannya Presiden Russia Vladimir Putin, yang pasukannya berperang di Ukraina setelah invasi pada tahun 2022.

Prancis mengatakan piagam tersebut sebagaimana adanya saat ini "tidak sesuai" dengan komitmen internasionalnya, terutama keanggotaannya di PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.