Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Pangan Laut Bintan Bisa Jadi Andalan Tarik Wisatawan Kepri

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 01:58 WIB | Oleh:
Kampung Pangan Laut Bintan Bisa Jadi Andalan Tarik Wisatawan Kepri Doc: ist
Ket. kampung di bintan

BINTAN – Kabupaten Bintan kini memiliki tiga kampong pangan laut (Kapal). Ini diyakini bisa menarik wisatawan. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meresmikan Kampung Pangan Laut (Kapal) ketiga yang berlokasi di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.

Program Kapal yang diresmikan itu sebagai pusat produksi dan pengolahan pangan berbasis maritim. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengimplementasian proyek perubahan yang diinisiasi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, yang saat ini tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I olah Lembaga Administrasi Negara.

"Kami mengapresiasi proyek perubahan ini dalam rangka optimalisasi potensi sumber daya kelautan dan perikanan Kepri guna mewujudkan ketahanan pangan berbasis maritim," kata Ansar usai peresmian di Kantor Desa Pengudang, Senin. Ia mengatakan aspek peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam melakukan pengolahan dan produksi bahan pangan olahan perikanan itu penting. 

Pemprov Kepri, menurut dia, siap memfasilitasi keberlanjutan KAPAL melalui pemberian pendampingan dan pembinaan mutu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), lalu pendampingan koperasi dan kewirausahaan melalui Dinas Koperasi dan UKM, hingga diseminasi informasi guna edukasi masyarakat dan perluasan promosi melalui Diskominfo.

"Kami akan mendorong inovasi produk UMKM kelautan dan perikanan Kepri berorientasi ekspor," kata Ansar. Sementara itu, Kombes Pol Pandra mengatakan pengimplementasian proyek perubahan ini melibatkan berbagai perangkat daerah atau dinas-dinas terkait.

Selain itu, kata dia, sinergi dan kolaborasi yang mengusung konsep pentahelix itu turut melibatkan partisipasi dari unsur akademisi, komunitas, pelaku usaha, media, dan masyarakat tempatan.

"Kita berhasil membentuk sebuah Aliansi Strategis Kehumasan untuk mewujudkan ekosistem ketahanan pangan maritim di wilayah perbatasan Kepri secara partisipatif melalui konsep pentahelix melibatkan seluruh stakeholder terkait," kata Kombes Pandra.

Kombes Pandra melanjutkan total sudah ada tiga lokasi percontohan proyek KAPAL di Kepri, yakni Desa Pengudang (Bintan), Kampung Madong (Tanjungpinang), dan Kelurahan Tanjung Uma (Batam).

Ia mengaku optimistis program itu tak hanya bermanfaat bagi penciptaan ekosistem ketahanan pangan maritim, namun membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat luas.

"Ini juga wujud kontribusi nyata mendukung Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya pada aspek pembangunan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan hilirisasi," ujar dia.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri Said Sudrajad menyebut akselerasi konsep pembangunan blue economy atau ekonomi biru memerlukan keterlibatan berbagai pihak, salah satunya diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi bersama Polda Kepri, serta unsur-unsur lainnya seperti pelaku usaha, akademisi, media, komunitas, serta masyarakat.

DKP Kepri pun mendukung penuh inisiasi Polda Kepri melalui Bidang Humas yang dipimpin Kombes Pol. Pandra guna optimalisasi potensi kelautan dan perikanan di daerah tersebut.

"Semoga program KAPAL ini dapat diperluas dan menyasar seluruh kabupaten/kota se-Kepri," kata Said. Usai peresmian KAPAL,  Ansar dan pemangku kepentingan meninjau berbagai jenis produk UMKM kerajinan tangan dan kuliner olahan perikanan yang diproduksi warga Desa Pengudang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.