Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perenang Sensasional Tiongkok, Yu Zidi Pecahkan Rekor Asia

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 09:29 WIB | Oleh:
Perenang Sensasional Tiongkok, Yu Zidi   Pecahkan Rekor Asia Doc: AFP
Ket. Perenang Tiongkok, Yu Zidi.

BEIJING, TIONGKOK - Dunia kembali dibuat terpana oleh keajaiban perenang muda asal Tiongkok, Yu Zidi, yang mencatatkan rekor Asia baru dalam ajang Pekan Olahraga Nasional Tiongkok di Shenzhen.

Perenang belia yang baru berusia 13 tahun pada Oktober lalu itu membukukan waktu luar biasa 2 menit 07,41 detik untuk merebut medali emas nomor 200 meter gaya ganti putri, Rabu (12/11).

Catatan waktu tersebut memecahkan rekor Asia sebelumnya, 2 menit 07,57 detik, yang dibuat oleh kompatriotnya Ye Shiwen pada Olimpiade London 2012,bahkan sebelum Yu lahir.

Sorak sorai penonton menggema di arena renang Shenzhen saat hasil itu diumumkan. Dengan torehan tersebut, Yu kini mencatatkan waktu kesembilan tercepat sepanjang sejarah untuk nomor tersebut, sekaligus menjadi perenang tercepat kedua dunia tahun ini, hanya kalah dari Summer McIntosh asal Kanada, pemegang rekor dunia saat ini.

Pencapaian itu juga berarti Yu memotong hampir dua detik dari rekor pribadinya, yang ia buat di Singapura pada bulan Juli lalu.

Nama Yu mulai mencuat di pentas dunia ketika ia mencatat sejarah sebagai perenang termuda yang pernah meraih medali di Kejuaraan Dunia Akuatik, dengan bronze dalam nomor estafet 4x200 meter gaya bebas bersama tim Tiongkok. Dalam tiga nomor individu yang diikutinya,400 meter gaya ganti, 200 meter gaya kupu-kupu, dan 200 meter gaya ganti, Yu juga finis di posisi keempat.

Dengan perkembangan pesat tersebut, banyak yang memprediksi ia akan menjadi ancaman utama di panggung internasional, termasuk pada Olimpiade Los Angeles 2028, jika grafik performanya terus meningkat.

Yu yang berasal dari provinsi Hebei, mengaku masih harus menyeimbangkan antara sekolah dan latihan renang. Ia mulai menekuni olahraga air itu sejak usia enam tahun, semula hanya untuk menghindari panas terik musim panas di Tiongkok.

Namanya mulai dikenal luas di tingkat nasional tahun lalu dan segera dibanding-bandingkan dengan Ye Shiwen, ikon renang Tiongkok yang pada usia 16 tahun menjadi peraih medali emas Olimpiade termuda negaranya di London.

“Saya sangat senang, sangat bersemangat. Saya benar-benar tidak menyangka bisa meraih hasil sebaik ini,” ujar Yu kepada CCTV seusai perlombaan, dengan wajah sumringah khas remaja.

Kemenangan dan rekor barunya menjadi sorotan besar di Tiongkok. Hingga Rabu sore, tagar tentang keberhasilannya di platform Weibo telah ditonton lebih dari 11 juta kali, menandakan antusiasme publik terhadap bintang muda tersebut.

Namun, Yu tampak tetap rendah hati menghadapi sorotan besar yang mengiringi popularitasnya. “Saya tidak punya perasaan khusus soal perhatian orang. Yang penting saya melakukan yang terbaik dan terus berlatih keras,” ucapnya.

Yu dijadwalkan kembali turun di nomor 400 meter gaya ganti pada Senin mendatang, nomor yang sebelumnya ia menangi dalam Kejuaraan Nasional Renang Tiongkok bulan Mei lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

39 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.