Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puncak Musim Hujan, Kenapa Kotawaringin Timur Siaga Darurat Karhutla?

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 09:20 WIB | Oleh:
Puncak Musim Hujan, Kenapa Kotawaringin Timur Siaga Darurat Karhutla? Doc: antara foto
Ket. Kebakaran hutan di Kabupaten Kotim, Kalteng.

SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) justru mengaktifkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di saat musim hujan dalam puncaknya. Siaga darurat itu ditetapkan selama 30 hari, mulai 23 Januari - 21 Februari 2026, menyusul terjadinya beberapa kebakaran lahan.

“Kita telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) sehubungan dengan kondisi dan situasi di Kotim saat ini. Setelah melihat paparan dari BPBD, BMKG dan lainnya, kami memutuskan menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla di Kotim,” kata Penjabat Sekda Kotim Umar Kaderi di Sampit, Jumat (23/1).

Umar menjelaskan penetapan status ini tentunya didasari beberapa pertimbangan, antara lain jumlah hotspot atau titik panas yang cukup signifikan dalam kurun waktu kurang dari sebulan terakhir.

Berdasarkan data BPBD yang diambil dari BRIN maupun pantauan BMKG, tercatat ada 61 hotspot pada rentang waktu 1 hingga 21 Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyampaikan dalam sepekan terakhir pihaknya menerima setidaknya delapan laporan kejadian karhutla, beberapa di antaranya berhasil ditangani BPBD dan sebagian oleh Disdamkarmat dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

“Kondisi itu mengisyaratkan wilayah kota sudah berpotensi mudah sekali terbakar,” ujarnya.

Pihaknya juga menyoroti penurunan titik muka air tanah juga cukup drastis, berdasarkan data tinggi muka air tanah (TMAT) yang dihimpun dari beberapa sumber, penurunan tersebut mencapai minus 35-60 cm.

Bahkan, disebutkan secara visual di ring drain (saluran lingkar) Kota Sampit itu airnya sudah cukup jauh menurun.

“Ring drain ini sebenarnya merupakan penyangga untuk penampung air, sehingga daerah rawa sekitar Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang harusnya terjaga dengan baik,” katanya.

Menanggapi prakiraan dari BMKG Kotim, ada potensi hujan pada akhir Januari. Hal itu tidak lantas membuat Kotim sepenuhnya aman dari bahaya karhutla. Terlebih, prakiraan itu hanya mencakup sekitar 30 persen wilayah Kotim.

“Kalau di utara saja yang hujan, sedangkan wilayah tengah atau selatan tidak, potensi karhutla itu tetap ada. Kotim pada posisi membujur dari selatan ke utara, jadi dimungkinkan ada dua musim yang berlangsung secara bersamaan dan itu pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.