Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Main-main! Komdigi Ingatkan Lindungi Data Pribadi Sesuai UU

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 13:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Main-main! Komdigi Ingatkan Lindungi Data Pribadi Sesuai UU Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Petugas memeragakan proses registrasi pelanggan layanan telekomunikasi (SIM card) menggunakan data biometrik wajah.

JAKARTA – Perlindungan data pribadi penting untuk menjaga privasi individu, mencegah penyalahgunaan informasi, dan membangun kepercayaan publik terhadap layanan digital; secara analitis, regulasi dan praktik keamanan data yang kuat juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi digital yang aman dan berkelanjutan.

Ketua Tim Pengawasan Kepatuhan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Rindy menegaskan data yang dapat mengidentifikasi seseorang, baik secara langsung maupun tidak langsung, merupakan data pribadi dan wajib dilindungi sesuai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi.

Rindy menjelaskan alamat email institusi saja sudah memuat informasi sensitif, seperti identitas, instansi, dan lokasiyang dapat dimanfaatkan untuk kejahatan siber seperti upaya penipuan digital untuk mencuri data atau phishing.

“Ketika data bisa mengenali seseorang dan berdampak pada individu, itu sudah masuk kategori data pribadi,” kata Rindy dalam acara FHCI Connect Expert 7 yang diinisiasi oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang bertemakan "HC Technology, Analytics & Governance Roles to Enhance Productivity" di Telkom Landmark Tower, Rabu (21/1).

Ia menekankan pelindungan data pribadi berlaku pada sistem elektronik dan yang disimpan secara konvensional. Ia menyebut kelalaian sumber daya manusia masih menjadi penyebab utama kebocoran data di Indonesia.

“Sekitar 90 persen kasus PDP (perlindungan data pribadi) masih berkaitan dengan kebocoran data pribadi, terutama akibat rendahnya kesadaran pegawai,” ujarnya.

Sejalan dengan hal itu, Direktur Human Capital Management PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Willy Saelan yang juga menjadi pemateri, mengatakan konsistensi tata kelola data dan sistem SDM menjadi kunci peningkatan kematangan organisasi, terutama di perusahaan dengan banyak anak usaha.

Telkom, menurut Willy, tengah mengonsolidasikan seluruh sistem SDM anak perusahaan ke dalam satu platform terpadu atau single platform (satu sistem terpusat) guna menghindari perbedaan praktik pengelolaan data dan proses.

“Single platform akan meningkatkan maturity (tingkat kematangan sistem) dengan sendirinya dan mengurangi risiko,” kata Willy.

Ia juga menyampaikan Telkom sedang mengembangkan kapabilitas AI (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan) pada proses SDM prioritas, khususnya pengembangan talenta, melalui sistem manajemen talenta berbasis AI.

Namun, Willy mengingatkan inovasi teknologi harus disertai guardrails atau batasan dan aturan pengaman yang jelas.

“Inovasi tanpa guardrails berbahaya. Teknologi harus disederhanakan agar tidak membuka celah keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Director of Enterprise Business Google Cloud Indonesia Adir Ginting dalam pemaparannya, menilai tantangan utama pemanfaatan data dan AI saat ini bukan lagi teknologi, melainkan kemampuan organisasi mengubah data menjadi aksi yang berdampak.

Menurut Adir, lebih dari 2 miliar orang menggunakan layanan Google setiap hari, mencerminkan betapa data telah menjadi bagian dari kehidupan manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Pelaku UMKM Didorong Gunaka...

Ritel-ritel Modern Akhirnya Mampu Dipenetrasi UMKM Lebak

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ritel-ritel Modern Akhirnya...
PROFIL BINTANG

Tomas Soucek

38 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Tomas Soucek
Olahraga
Piala Dunia, Kanada Coba At...
Daerah
Polda Papua Akan Sikat Oknu...

Mencari Bakat Melalui Turnamen Khusus Ganda

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Mencari Bakat Melalui Turna...
Luar Negeri
Skandal Pemilu Tekan Popula...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.