Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Raja Charles III Komit Bantu Perbaikan 57 Taman Nasional Indonesia

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 04:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Raja Charles III Komit Bantu Perbaikan 57 Taman Nasional Indonesia Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Raja Charles III (tengah).

Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan Raja Charles III berkomitmen untuk membantu memperbaiki ekosistem serta memperindah pemulihan 57 taman nasional di Indonesia.

Hal itu disampaikan Seskab Teddy menjawab pertanyaan wartawan terkait hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Charles III di Istana St. James, Rabu (21/1) siang, waktu setempat.

"Bapak Presiden Prabowo bertemu dengan Raja Charles III, kemudian intinya adalah ada kerja sama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem dan memperindah pemulihan 57 taman nasional di Indonesia," kata Teddy di Bandar Udara London Stansted, Inggris, Rabu Siang.

Seskab Teddy mengatakan dukungan tersebut telah berjalan di beberapa lokasi, di antaranya di Taman Nasional Way Kambas yang terkait dengan konservasi gajah serta kawasan konservasi gajah di Peusangan, Aceh.

"Yang sudah berlangsung sekarang itu ada Taman Nasional di Way Kambas terkait gajah, kemudian juga ada di Peusangan, di Aceh," ucapnya.

Mengenai kawasan konservasi gajah di Peusangan, Teddy mengungkapkan lahan di kawasan tersebut merupakan milik Presiden Prabowo yang beberapa tahun lalu telah diserahkan kepada negara untuk dikelola oleh World Wide Fund for Nature (WWF) sebagai bagian dari upaya konservasi gajah.

Pengelolaan lahan tersebut dilakukan dalam kerangka perlindungan satwa dan pemulihan ekosistem. Adapun total luas lahan yang diserahkan mencapai sekitar 90 ribu hektare yang tersebar di sejumlah lokasi.

"Itu kurang lebih 90 ribu hektare totalnya, tapi ada mencar-mencar," ujar dia.

Lebih lanjut Seskab Teddy mengatakan lahan tersebut tidak seluruhnya diperuntukkan bagi konservasi gajah, melainkan akan disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan berbagai ekosistem.

"Tidak seluruhnya untuk konservasi gajah. Nanti disesuaikan oleh WWF, mana yang untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lainnya," pungkasnya.

Presiden Prabowo bertemu dengan Raja Charles III di Lancaster House, London, Inggris, Rabu pagi, waktu setempat. Keduanya menemui sekelompok filantropi lingkungan Indonesia-Inggris.

Dalam pertemuan itu, yang berlangsung di ruangan utama (main hall) Lancaster House, Raja Charles III dan Presiden Prabowo berdiskusi dengan sejumlah filantropi asal Indonesia dan Inggris membahas program-program konservasi, termasuk mengenai konservasi gajah yang menjadi perhatian bersama Raja Charles III dan Presiden Prabowo.

Dalam pertemuan itu, beberapa pejabat turut mendampingi Presiden Prabowo, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Seskab Teddy, dan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.

Terdapat pula Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo serta putra Presiden Prabowo yakni putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo (Didit).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Liga Inggris: Morgan Rogers...
Daerah
Puncak musim kemarau di Kot...
Olahraga
Cedera Badosa Bantu Sherif ...

Panen ikan nila Larasati

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Panen ikan nila Larasati
Daerah
Fasilitas desalinasi untuk ...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.