Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pocari Sweat Run 2026 Digelar di Lombok dan Bandung, Dorong Sport Tourism Nasional

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Pocari Sweat Run 2026 Digelar di Lombok dan Bandung, Dorong Sport Tourism Nasional Doc: Pocari Sweat
Ket. Puspita Winawati (Wina), Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, dalam konferensi pers Pocari Sweat Run 2026, di Jakarta pada hari Kamis (22/1).

JAKARTA — Pocari Sweat hari ini (22/1) mengumumkan kembalinya Pocari Sweat Run ke-13. Ajang lari hybrid terbesar ini akan kembali digelar di dua destinasi ikonik, Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan Bandung (Jawa Barat), sebagai upaya mendorong pertumbuhan sport tourism nasional, sejalan dengan program Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Tahun ini, rangkaian acara akan dibuka dengan Pocari Sweat Run Lombok 2026 pada 11–12 Juli di Pertamina Mandalika International Circuit, dengan empat pilihan jarak lomba, yakni satu putaran sirkuit 4,3K, 10K, Half Marathon, dan Marathon. Rangkaian kemudian akan mencapai puncaknya melalui Pocari Sweat Run Bandung 2026 pada 19–20 September, yang berfokus pada kategori 10K dan Half Marathon, dengan titik start dan finish di Kota Bandung.

Selama 12 tahun penyelenggaraan, Pocari Sweat Run terus mencatat pertumbuhan signifikan, dari 5.000 pelari pada 2014 menjadi 55.435 pelari pada 2025. Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati (Wina), mengatakan bahwa penyelenggaraan ini sejalan dengan filosofi perusahaan untuk mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat melalui olahraga.

“Ada sedikit perubahan jadwal pada Pocari Sweat Run 2026 yang dimulai di Mandalika, Lombok, agar cuaca lebih nyaman bagi pelari, dan ditutup di Bandung sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Bandung,” ujar Wina dalam siaran pers, Kamis (22/1).

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menilai kolaborasi antara sektor swasta dan destinasi pariwisata unggulan seperti Lombok dan Bandung dalam ajang ini sebagai contoh nyata pengembangan sport tourism yang berkelanjutan.

“Kolaborasi melalui Pocari Sweat Run ini merupakan contoh pengembangan sport tourism yang berkelanjutan. Event ini menjadi magnet bagi pelari domestik dan internasional, sekaligus mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat lokal,” kata Ni Luh Puspa.

Dalam konferensi pers tersebut, Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, menekankan pentingnya kolaborasi kreatif. Ia menyoroti dominasi partisipasi generasi muda dalam Pocari Sweat Run Lombok dan Bandung yang memberikan energi positif bagi acara ini.

“Saya juga ingin mengajak para pelari untuk mempromosikan kebudayaan dan keindahan tiap sudut kota melalui media sosial. Ini adalah cara keren bagi anak muda untuk mencintai negerinya dan menginspirasi lebih banyak orang,” ujar Raffi.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyampaikan bahwa event dan atraksi merupakan katalis penting dalam pengembangan destinasi pariwisata. Menurutnya, kehadiran event berskala besar seperti Pocari Sweat Run Lombok mampu menciptakan multiplier effect yang nyata, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, transportasi, hingga pergerakan ekonomi dan belanja lokal.

“Melalui event ini, Mandalika semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi sportainment unggulan di Indonesia, dengan keindahan sirkuit ikonik yang berpadu dengan alam dan budaya, sekaligus memperkuat nation branding Indonesia di mata dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Communications & Daya Head SMBC Indonesia, Andrie Darusman, mengatakan SMBC Indonesia melalui Jenius kembali menjadi co-title sponsor Pocari Sweat Run Indonesia untuk tiga tahun ke depan. Kolaborasi ini didasari kesamaan visi dalam mendukung pelari Indonesia mewujudkan tujuan mereka melalui olahraga.

“Sesuai visi SMBC Indonesia untuk menghadirkan perubahan yang lebih bermakna dengan dukungan teknologi digital, kami ingin menyebarkan semangat #BersamaLebihBermakna melalui program #LariBarengJenius,” ujar Andrie.

Ia menambahkan, kolaborasi ini bertujuan membantu pelari menemukan makna melalui olahraga lari dan pengelolaan finansial yang sama-sama membutuhkan dedikasi, kesabaran, dan komitmen.

Sebuah Petualangan Budaya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Madrasah Dalam Pantauan Omb...
Luar Negeri
Xi Jinping Kunjungi Korea U...

Pejabat Nge-gim Saat Jam Kerja Sangat Tidak Pantas

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.