Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhaj Matangkan Konsep Murur dan Tanazul untuk Haji Tahun 2026

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 08:17 WIB | Oleh:
Kemenhaj Matangkan Konsep Murur dan Tanazul untuk Haji Tahun 2026 Doc: antara foto
Ket. Penyelenggaraan haji di Mekah.

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan menerapkan dan mematangkan skema murur atau melintas Muzdalifah tanpa turun dan skema tanazul atau pengembalian jamaah ke hotel atau tenda lebih awal dalam penyelenggaraan haji tahun ini.  

​Laksma TNI Harun Arrasyid mengatakan rencana tersebut sudah mendapatkan lampu hijau dari pimpinan dan akan didukung penuh oleh petugas di lapangan. Skema itu dirancang untuk mengurangi beban kepadatan jamaah di Muzdalifah yang areanya semakin terbatas, serta mengontrol aliran jamaah yang masuk ke Mina.  

​"Rencana untuk murur dan tanazul itu akan kita laksanakan rencananya di tahun ini. Bapak Menteri juga akan melaksanakan proyek itu, sehingga kami dengan unsur-unsur petugas yang di Armuzna akan mendukung kebijakan itu," ujar Harun usai memberikan materi dalam diklat calon petugas haji 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (21/1) malam.  

​Harun menjelaskan bahwa skema murur dianggap solusi paling efektif saat ini. Dengan murur, sebagian jamaah, terutama yang lansia, risiko tinggi (risti), dan penyandang disabilitas, akan tetap berada di dalam bus saat melewati Muzdalifah.   

​​​​​​Lalu, jamaah berhenti sejenak untuk memenuhi rukun mabit, kemudian langsung melanjutkan perjalanan ke Mina. Hal itu akan secara signifikan mengurangi tumpukan massa di hamparan Muzdalifah.  

​"Kita anggap itu lebih efektif. Dengan adanya murur, bisa mengurai kepadatan jamaah di Muzdalifah dan juga akan bisa lebih mengontrol kepadatan, baik yang ada di Muzdalifah maupun nanti yang ada di Mina," kata Harun. 

​Meski demikian, Harun menyebutkan bahwa implementasi teknis terkait jumlah pasti jemaah yang akan mengikuti skema tersebut masih dalam tahap pendataan.

"Kalau sekarang ini baru konsep saja yang kita akan laksanakan. Untuk berapa jumlah jemaah yang akan melakukan itu, ini nanti kalau sudah lengkap proses pendataan dan sebagainya akan dimatangkan," ujar Harun.

​Langkah itu menunjukkan pergeseran manajemen haji yang semakin adaptif terhadap kondisi lapangan demi keselamatan jemaah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.